Akhlak: Definisi dan Macam-Macam Akhlak

Minggu, Februari 5th, 2017 - Agama Islam

Akhlak secara terminologi yang artinya tingkah laku seseorang yang didorong oleh sebuah keharusan secara sengaja untuk melaksanakan sebuah perbuatan yang baik.

Akhlak adalah bentuk umum dari kata khuluk, berasal dari bahasa Arab yang yang artinya perangai, tingkah laku, atau tabiat. Cara membedakan akhlak, moral dan etika yakni Dalam etika, untuk menentukan nilai tingkah laku manusia baik atau buruk menggunakan tolak ukur akal pikiran atau rasio, sedangkan dalam moral dan susila menggunakan tolak ukur norma-norma yang tumbuh dan berkembang dan berlangsung dalam masyarakat (adat istiadat), dan dalam akhlaq menggunakan ukuran Al Qur’an dan Al Hadis untuk menentukan baik-buruknya.

Definisi dan Macam-macam Akhlak

Defenisi akhlak secara pokok terlihat saling melengkapi, dan dari definisi akhlak kita dapat melihat lima ciri yang terdapat dalam perbuatan akhlak, yaitu :

  1. Perbuatan akhlak merupakan perbuatan yang telah terlahir dalam jiwa seseorang, sehingga telah menjadi kepribadiannya.
  2. Perbuatan akhlak merupakan perbuatan yang dilakukan dengan mudah dan tanpa akal. Ini berarti bahwa saat melakukan suatu perbuatan, yang berkaitan dalam keadaan tidak sengaja, hilang ingatan, tidur dan gila.
  3. Perbuatan akhlak merupakan perbuatan yang datang dari dalam diri orang yang melakukannya, tanpa ada paksaan atau tekanan dari luar. Perbuatan akhlak merupakan perbuatan yang dilakukan atas dasar kemauan sendiri, pilihan dan keputusan yang berkaitan.
  4. Perbuatan akhlak merupakan perbuatan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, bukan main-main atau karena bersandiwara
  5. Sejalan dengan ciri yang keempat, perbuatan akhlak (khususnya akhlak yang baik) merupakan perbuatan yang dilakukan karena keikhlasan semata-mata karena Allah, bukan karena dipuji orang atau karena ingin mendapatkan suatu pujian.

Macam-Macam Akhlak

Kita semua pasti tahubahwa akhlak Islam merupakan bentuk dari moral yang berdasarkan Islam, yaitu bertitik tolak dari akidah yang diwahyukan Allah kepada Nabi atau Rasul-Nya untuk disampaikan kepada umatnya. Secara garis besar akhlak dapat digolongkan dalam dua kategori yakni sebagai berikut:

1. Akhlak Al-Karimah
Akhlak Al-karimah atau akhlak yang mulia sangat amat jumlahnya, namun dilihat dari segi hubungan manusia dengan Tuhan dan manusia dengan manusia, akhlak yang mulia itu dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:

  • Akhlak Terhadap Allah
    Akhlak terhadap Allah merupakan pengakuan dan kesadaran bahwa tiada Tuhan selain Allah. Dia memiliki sifat-sifat terpuji sedemikian Agung sifat itu, dan jangankan manusia, malaikatpun tidak akan menjangkau hakekatnya.
  • Akhlak terhadap Diri Sendiri
    Akhlak yang baik terhadap diri sendiri yang artinya menghargai, menghormati, menyayangi dan menjaga diri sendiri dengan sebaik-baik mungkin, karena sadar bahwa dirinya itu sebagai ciptaan dan amanah Allah yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebenar-benarnya.
  • Akhlak terhadap sesama manusia
    Manusia merupakan makhluk sosial dan optimal banyak bergantung pada orang lain, untuk itu, ia perlu bekerjasama dan saling tolong-menolong dengan orang lain. Islam menganjurkan berakhlak yang baik kepada saudara, karena ia berjasa dalam ikut serta mendewasaan kita, dan merupakan orang yang paling dekat dengan kita. Caranya dapat dilakukan dengan memuliakannya, memberikan bantuan, pertolongan dan menghargainya sesama.

2. Akhlak Al-Mazmumah
Akhlak Al-mazmumah (akhlak yang tercela) merupakan lawan atau kebalikan dari akhlak Al-Karimah. Dalam ajaran Islam tetap membicarakan secara terperinci dengan maksud agar bisa dipahami dengan benar, dan dapat diketahui cara-cara menjauhinya.
Berdasarkan petunjuk ajaran Islam dijumpai berbagai macam akhlak yang tercela, sebagai berikut:

  • Berbohong adalah memberikan atau mengatakan informasi yang tidak sesuai dengan kenyataannya.
  • Takabur (sombong) adalah merasa atau mengakui dirinya besar, tinggi, mulia, melebihi orang lain.
  • Dengki adalah rasa atau sikap tidak senang atas kenikmatan atau keberhasilan yang diperoleh orang lain.
  • Bakhil atau kikir merupakan sukar memberi sebagian dari apa yang dimilikinya itu untuk orang lain.

Demikianlah Definisi dan Macam-Macam Akhlak. Semoga bermanfaat!

 

Akhlak: Definisi dan Macam-Macam Akhlak | aab | 4.5