29 Definisi Organisasi Menurut Para Ahli (Terlengkap)

Jumat, Januari 20th, 2017 - Sosiologi

Kita semua tahu bahwa organisasi sangat penting di suatu perusahaan, badan usaha, partai dan lain-lain. Berikut merupakan 29 Definisi Organisasi Menurut Para Ahli.

 

29 Definisi Organisasi Menurut Para Ahli

Definisi Organisasi

1. ROSENZWEIG, Organisasi bisa dipandang seperti:

  • Sistem sosial, yaitu orang-orang dalam kelompok
  • Integrasi atau kesatuan dari aktivitas-aktivitas orang-orang yang bekerja sama
  • Orang-orang yang berorientasi atau berpedoman pada tujuan bersama

2. MATTHIAS AROEF, sebuah organisasi terlaksana apabila segolongan orang bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuannya

3. PFIFFNER dan SHERWOOD, Organisasi sebagai pola dari cara-cara dalam mana sejumlah orang yang saling berinteraksi, bertatap muka, secara intim dan terikat dalam suatu tugas yang bersifat rumit, berinteraksi satu sama yang lainnya secara sengaja, memutuskan untuk mencapai tujuan yang telah diputuskan semula secara teratur.

4. BAKKE, Organisasi ialah suatu sistem yang berkelanjutan dari penggunaan, pemindahan aktivitas-aktivitas manusia yang diberi tanggung jawab dan dikoordinasikan, sehingga membentuk suatu kumpulan tertentu yang terdiri dari manusia, material, kapital, gagasan, dan sumber daya alam ke dalam suatu keseluruhan pemecahan masalah.

5. ALLEN, Organisasi merupakan sebuah proses identifikasi dan perwujudan serta pengelompokan kerja, mendefinisikan dan perwakilan wewenang maupun tanggung jawab dan memutuskan komunikasi dengan maksud untuk memungkinkan orang-orang bekerjasama secara positif dalam menuju tujuan yang ditetapkan. Suatu organisasi tidak akan mampu lepas dengan yang namanya struktur organisasi. Karena struktur organisasi merupakan cara suatu aktivitas organisasi dibagi, di organisir, dan dikoordinasikan.

6. ERNEST DALE, suatu struktur organisasi harus bisa memuat tentang 5 hal yakni:
• Daftar pekerjaan yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi
• Membagi jumlah beban kerja dalam tugas-tugas atau biasa disebut pembagian kerja (devision of work)
• Menggabungkan tugas-tugas dalam keadaan yang logis dan efisien atau departementalisasi (departmentalization)
• Menetapkan mekanisme untuk koordinasi
• Memonitor efektivitas struktur organisasi dan melakukan penyesuaian apabila diperlukan

7. W.J.S. Poerwadarminta, Organisasi merupakan susunan dan aturan dari berbagai bagian (orang dan lain-lain) sehingga merupakan kesatuan yang sistematis.

8. Stoner, Organisasi merupakan sebuah motif komunikasi yang melalui orang-orang di bawah pengarahan manajer untuk mengejar tujuan bersama.

9. James D. Mooney, Organisasi merupakan wujud setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

10. Chester I. Bernard, Organisasi yakni sebuah sistem aktivitas kerjasama yang dilaksanakan oleh dua orang atau lebih.

11. Kochler, Organisasi merupakan sistem interaksi yang terstruktur yang mengkoordinasikan usaha suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu.

12. Schein, Organisasi merupakan sebuah koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi lewat hierarki pengaruh dan tanggungjawab.

13. Janu Murdiyamoko dan Citra Handayani, Organisasi merupakan sistem sosial yang mempunyai identitas kolektif yang tegas, daftar anggota yang detail, program kegiatan yang jelas, dan metode pergantian anggota.

14. Paul Preston dan Thomas Zimmerer, Organisasi merupakan sekelompok orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.

15. Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro, Organisasi merupakan bentuk pembagian kerja dan bentuk tata komunikasi kerja antara sekumpulan orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.

16. Drs. Malayu S.P Hasibuan, Organisasi yakni sebuah sistem perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekumpulan yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan tempat saja.

17. Prof Dr. Sondang P. Siagian, Organisasi merupakan setiap wujud persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal tekait dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang disebut atasan dan seorang / sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.

18. Stephen P. Robbins, mengatakan bahwa Organisasi merupakan kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sengaja, dengan suatu batasan yang relatif bisa diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

19. Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro, menyatakan bahwa organisasi merupakan struktur pembagian kerja dan struktur tata interaksi kerja antara sekumpulan orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.

20. Oliver Sheldon (1923) Organisasi ialah proses penggabungan pekerjaan yang para individu atau kelompok-kelompok harus melakukan dengan bakat-bakat yang diperlukan untuk melaksanakan tugas-tugas, sedemikan rupa, memberikan saluran terbaik untuk pemakaian yang efisien, sistematis, positif, dan terkoordinasi dari usaha yang tersedia.

21. Dexter Kimball dan Dexter Kimball, Jr. (1947) Organisasi ialah bantuan bagi manajemen. Ini meliputi kewajiban-kewajiban untuk merancang satuan-satuan organisasi dan pejabat yang harus melaksanakan pekerjaan, memutuskan fungsi-fungsi mereka dan merinci interaksi yang harus ada di antara satuan-satuan dan orang-orang. Organisasi sebagai suatu aktivitas, sesungguhnya, ialah cara kerja manajemen.

22. J. William Schulze (1949) Organisasi merupakan penggabungan dari orang-orang, benda-benda, alat-alat perlengkapan, ruang kerja dan segala sesuatu yang berkaitan dengannya, yang dikumpulkan dalam hubungan yang teratur dan efektif untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

23. Harleigh Trecker (1950), Organisasi merupakan perbuatan atau proses mengumpulkan atau mengatur kelompok-kelompok yang saling berinterkasi dari instansi menjadi suatu keseluruhan yang bekerja.

24. Ralp Currier Davis (1951) Organisasi adalah sesuatu kelompok orang-orang yang sedang bekerja ke arah tujuan bersama di bawah kepemimpinan.

25. John M. Pfiffner dan S. Owen Lane (1951) Organisasi merupakan proses menghimpun pekerjaan yang orang-orang atau kelompok-kelompok harus melakukan dengan kekuasaan yang diperlukan untuk pelaksanaannya, sehingga kewajiban-kewajiban yang dilakukan demikian itu memberikan saluran-saluran terbaik bagi penyelenggara usaha yang efisien, teratur, positif, dan terkoordinasikan.

26. Ernest Dale (1952) Organisasi merupakan sebuah proses perencanaan. Ini berkaitan dengan hal menyusun, mengembangkan dan memelihara suatu struktur atau motif hubungan-hubungan kerja dari orang-orang dalam suatu badan usaha

27. John D. Millet (1954) Organisasi merupakan kerangka atau struktur di mana pekerjaan dari banyak orang dilasanakan untuk pencapaian tujuan bersama. Dengan demikian organisasi ialah suatu sistem mengenai penugasan pekerjaan di antara kelompok-kelompok orang yang mengkhususkan diri dalam tahap-tahap khusus dari suatu tugas bersama.

28. John D. Millet (1954) Organisasi ialah orang-orang yang bekerja sama, dengan mengandung ciri-ciri dari hubungan-hubungan manusia yang tampak dari aktivitas kelompok.

29. John Price Jones (1955) Organisasi telah digambarkan sebagai sistem. Organisasi merupakan struktur dan peralatan yang tersusun dari orang-orang dan benda-benda dimana suatu usaha berencana yang teratur dijalankan.

 

Demikianlah penjelasan mengenai Definisi Organisasi Menurut Para Ahli. Semoga bermanfaat!

29 Definisi Organisasi Menurut Para Ahli (Terlengkap) | aab | 4.5