Pengertian Animisme, Dinamisme, Politeisme, Monoteisme dan Henoteisme

Kamis, Maret 30th, 2017 - Sosiologi

Pada kesempatan kali ini, admin akan membahas satu persatu apa itu Animisme? Dinamisme? Politeisme dan Henteisme?

Berikut penjelasannya.

1. Pengertian Animisme

Animisme merupakan Kepercayaan (dari bahasa Latin anima atau “roh”) yakni kepercayaan kepada makhluk halus dan roh adalah asas kepercayaan agama yang awalnya muncul di sekitar manusia primitif. Kepercayaan animisme mempercayai bahwa setiap benda di Bumi ini, (seperti kawasan tertentu, gua, pohon atau batu besar), memiliki jiwa yang mesti dihormati agar semangat tersebut tidak mengganggu manusia, malah membantu mereka dari semangat dan roh jahat dan juga dalam kehidupan seharian mereka.

Pengertian Animisme, Dinamisme, Politeisme, Monoteisme dan Henoteisme

2. Pengertian Dinamisme

Dinamisme merupakan kepercayaan bahwa semua sesuatu memiliki tenaga atau kekuatan yang dapat memengaruhi keberhasilan atau kegagalan usaha manusia dalam mempertahankan kehidupan. Mereka percaya terhadap kekuatan gaib dan kekuatan itu bisa menolong mereka. Kekuatan gaib itu terdapat di dalam benda-benda seperti keris, patung, gunung, pohon besar, dan lain-lain. Untuk memperoleh pertolongan kekuatan gaib tersebut, mereka melakukan upacara pemberian sesaji, atau ritual lainnya.

 

3. Pengertian Politeisme

Secara harfiah politeisme berasal dari bahasa Yunani poly + theoi, yang artinya banyak Tuhan. Politeisme merupakan kepercayaan pada dewa-dewa. Tujuan beragama dalam politeisme bukan hanya memberi sesajen atau persembahan kepada dewa-dewa itu, tetapi juga menyembah dan berdoa kepada mereka untuk menjauhkan amarahnya dari masyarakat yang bersangkutan.

 

4. Pengertian Monoteisme

Monoteisme merupakan paham yang mengungkapkan bahwa cuma satu Tuhan untuk seluruh alam tidak lagi diakui adanya Tuhan-Tuhan asing yang disangka musuh atau saingan. Kemudian menurut Bakhtiar (1997:72), Paham Tuhan utama dalam suatu agama ini bisa meningkat menjadi paham Tuhan tunggal. Artinya, Tuhan utama ialah Tuhan satu, yakni Tuhan untuk nasional untuk satu bangsa.

 

5. Pengertian Henoteisme

Henoteisme merupakan sebuah pemahaman bahwa hanya ada satu dewa yang berkuasa di dalam dunia tanpa memungkiri akan keberadaan dewa-dewa lainnya. Henoteisme juga dipahami sebuah tahap keagamaan yang berada di antara politeisme ke monoteisme.

 

Demikianlah Pengertian Animisme, Dinamisme, Politeisme, Monoteisme dan Henoteisme. Semoga bermanfaat!

Pengertian Animisme, Dinamisme, Politeisme, Monoteisme dan Henoteisme | aab | 4.5