Kata Berimbuhan Sisipan

Posted on

Kata Berimbuhan Sisipan – Afiks adalah bunyi yang ditambahkan ke kata dasar untuk mengubah atau menambahkan makna ke kata dasar. Afiks dapat ditempatkan di awal “awalan”, di tengah / penyisipan “infiks”, di akhir “sufiks” dan awalan dari kata “confix”.

Majalahpendidikan.com akan menyampaikan materi pembelajaran dengan judul Kata Berimbuhan Sisipan. Dimana materi pembelajaran ini akan diulas berdasarkan Pengertian dan Contoh.

Pengertian

Imbuhan sisipan adalah imbuhan yang ditempatkan di tengah kata dasar, dalam penggunaan kata imbuhan ini.

Kata Berimbuhan Sisipan

Imbuhan sisipan sendiri ialah satu jenis dalam imbuhan yaitu imbuhan penyisipan. Seperti namanya, imbuhan ini adalah imbuhan yang disisipkan di tengah kata dasar. Afiks ini dibagi menjadi beberapa jenis, salah satunya adalah imbuhan -el, -em, dan -er.

Di bawah ini saya akan memberikan contoh menggunakan kata berimbuhan sisipan, yaitu:

Contoh Kata Berimbuhan Sisipan 1

Tubuhnya gemetaran. (getar + -em-)
Ibu membeli kerudung di pasar. (Kudung + -er-)
Ketinggian gelombang tsunami mencapai enam meter. (terlihat bagus + -l-)
Produktivitas karyawan terus meningkat. (bekerja + -in-)
Kinerja Park Acep telah meningkat secara signifikan selama beberapa tahun terakhir.
Kata kunci: kerja, rekatkan tempel: -in-.
Gaharu memiliki banyak sifat.
Kata kunci: rake, imbuhan sisipan: -ax-.
Buah jeruk sangat kuning.
Kata kunci: kuning, tempelkan imbuhan: -em-
Petir meletus sepanjang hari.
Kata kunci: guntur, sisipkan imbuhan: -em-.
Uangnya jatuh, menyebabkan kehancuran.
Kata kunci: jangle, masukkan imbuhan: -em-.
Lampu-lampu berkilauan tersebar di jalan-jalan ibukota.
Kata kunci: gerlap, sisipan imbuhan: -em-
Ruang tamunya berbau aroma wangi lavender.
Kata kunci: serbuk sari, masukkan kata-kata: -em-.
Krisis yang terjadi semalam diselesaikan dengan damai.
Kata kunci: kelut, sisipan imbuhan: -em-
Prestasi koper di sekolah sangat brilian.
Kata kunci: gilang, tempelkan imbuhan: -em-
warung gudege yang menggunakan resep yang diturunkan dari generasi ke generasi.
Kata kunci: bawah, sisipan imbuhan: -em-.
Gergaji itu memiliki gigi yang tajam.
Kata kunci: gigi, sisipan imbuhan: -er-.
Toko pakaian muslim yang menjual kerudung dari berbagai jenis dan warna.
Kata kunci: kudung, sisipan imbuhan: -er-.
Beberapa bagian candi Prambanan berubah menjadi reruntuhan.
Kata kunci: collapse, masukkan imbuhan: -er-, yang juga ditambahkan ke -an imbuhan di akhir kata collapse.
Alih-alih membuangnya, akan lebih baik jika serat kelapa diolah menjadi kerajinan tangan.
Kata kunci: sabut, tempel imbuhan: -er-.
Seruling atau seruling adalah alat musik bambu.
Kata kunci: seruling, masukkan imbuhan: -er-
Pada zaman kuno, derum militer digunakan untuk mengarahkan dan mendorong pasukan.
Kata kunci: derum, masukkan imbuhan: -er-.
Salah satu cara elternatif untuk menentukan nilai optimal suatu fungsi adalah dengan menggunakan metode nilai yang diminta.
Kata kunci: elternatif, sisipan imbuhan: -el-.
Sepeda motor melaju cepat.
Kata kunci: melaju, sisipan imbuhan: -el-
Woody Woodpecker adalah tokoh pelatuk animasi.
Kata kunci: pelatuk, sisipan imbuhan: -el-
Suatu hari saya akan melakukan tur ke nusantara.
Kata kunci: melakukan, imbuhan sisipan: -el-
Adik perempuan suka bermain gelembung.
Kata kunci: perempuan, sisipkan imbuhan: -er-
Di beberapa bagian Indonesia, tradisi leluhur mereka masih sangat kuat:
Kata kunci: leluhur, sisipan imbuhan: -el-.

Baca Juga :  Contoh Kalimat Imbuhan Memper-i

Contoh Kata Berimbuhan Sisipan 2

Andre terkena pukulan oleh pelaku yang tak dikenal.
Sebuah kata yang memiliki pengaruh -el-: pelaku.
Kata utama: pelaku.

Karena kedinginan, tubuhnya mulai bergemetar.
Sebuah kata yang memiliki -el-: gemetar.
Kata utama: bergemetar.

Salah satu ciri yang dimiliki seekor ayam adalah jambul dan bulu yang berkilau pada dagu atau telinga seekor ayam.
Kata dengan pengaruh -er-: berkilau.
Kata utama: ayam.

Adik laki-lakinya kehilangan gigi setelah makan malam tadi malam.
Sebuah kata yang memiliki pengaruh -el-: setelah.
Kata utama: gigi.

Bonnie tertidur di kamarnya dengan perutnya.
Sebuah kata yang memiliki -er-: perut.
Kata utama: bonnie.

Lantai toilet sudah dibersihkan dengan kain pel pagi ini.
Sebuah kata yang memiliki pengaruh -el-: pel.
Kata utama: pel.

Mr. Margot sekarang telah mengangkat pelatuk.
Kata-kata yang memengaruhi -el-: pelatuk.
Kata utama: pelatuk.

Guru mengangkat jari telunjuknya ke arah saya, pertanda bahwa saya harus menjawab salah satu pertanyaan di papan tulis.
Kata-kata yang memiliki -el- pengaruh: jari telunjuk.
Kata utama: jari.

Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh polisi.
Kata dengan pengaruh -el-: penyelidikan.
Kata utama: Kasus.

Beberapa bulan yang lalu kami mempelajari tur kepulauan Raja Ampat.
Sebuah kata yang memiliki -el- pengaruh: mempelajari.
Kata utama: tur.

Ketika saya menjabat tangannya, saya merasakan betapa dingin telapak tangannya.
Sebuah kata yang memiliki pengaruh -el-: merasakan.
Kata utama: saya.

Tradisi ini merupakan bentuk penghormatan terhadap leluhur mereka yang telah tiada.
Kata dengan pengaruh -el-: leluhur.
Kata utama: tradisi.

Anak-anak diserap dalam gelembung sabun dari sabun cair.
Kata-kata yang memiliki sisipan -el-: gelembung.
Kata utama: anak-anak.

Mobil itu melaju sangat kencang.
Kata-kata dengan sisipan -el-: melaju.
Kata utama: mobil.

Demikianlah yang dapat admin sampaikan materi ini dimana pembahasan mengenai Kata Berimbuhan Sisipan. Semoga dengan materi yang sudah dibahas melalui artikel ini, dapat memberikan pemahamaan dan manfaat untuk sahabat pembaca semua.

Baca Juga: