Definisi dan Macam-Macam Etika

Jumat, Januari 6th, 2017 - Sosiologi

Definisi dan Macam-Macam Etika | Etika (Yunani Kuno: “ethikos”, yang artinya “muncul dari kebiasaan”) yaitu sebuah sesuatu di mana dan bagaimana cabang utama filsafat yang merupakan ilmu dari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral. Etika meliputi analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. St. John of Damascus (abad ke-7 Masehi) menaruh etika di dalam kajian filsafat praktis (practical philosophy).

definisi etika

Sumber: AnneAhira.com

Pengertian dan definisi Etika dari para ahli antara lain sebagai berikut:

  • Merupakan prinsip-prinsip moral yang termasuk ilmu tentang kebaikan dan sifat dari hak (The principles of morality, including the science of good and the nature of the right)
  • Pedoman perilaku, yang diakui berkaitan dengan memperhatikan bagian utama dari kegiatan manusia. (The rules of conduct, recognize in respect to a particular class of human actions)
  • Ilmu watak manusia yang ideal, dan prinsip-prinsip moral seba¬gai individual. (The science of human character in its ideal state, and moral principles as of an individual)
  • Merupakan ilmu mengenai suatu kewajiban (The science of duty)
  • Menurut para ahli maka etika tidak lain adalah aturan prilaku, adat kebiasaan manusia dalam pergaulan
    antara sesamanya dan menegaskan mana yang benar dan mana yang buruk.

Menurut Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai paradigma manusia dalam bertingkah laku menurut ukuran dan nilai yang baik atau sopan.
Menurut Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika merupakan teori tentang tingkah laku prilaku manusia dipandang dari sisi baik dan buruk, semampu yang dapat ditentukan oleh akal.
Menurut Drs. H. Burhanudin Salam : etika merupakan cabang filsafat yang berkata mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam kehidupnya.

Menurut K. Bertens, dalam buku berjudul Etika, 1994. yaitu secara umum¬nya sebagai berikut:

  1. Etika merupakan niat, apakah perbuatan itu boleh dilakukan atau tidak sesuai pertimbangan niat baik atau
    buruk sebagai akibatnya.
  2. Etika adalah nurani (bathiniah), bagaimana harus bersikap etis dan baik yang sesungguhnya timbul dari
    kesadaran dirinya.
  3. Etika bersifat absolut, artinya tidak dapat ditawar-tawar lagi, kalau perbuatan baik mendapat pujian dan
    yang salah harus mendapat sanksi.
  4. Etika berlakunya, tidak tergantung pada ada atau tidaknya orang lain yang hadir.

Menurut Maryani dan Ludigdo : etika merupakan sekumpulan aturan atau norma atau pedoman yang mengatur tingkah laku manusia, baik yang harus dilakukan maupun yang harus ditinggalkan yang di anut oleh
sekelompok atau segolongan masyarakat atau prifesi.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia: etika merupakan nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.

Menurut Aristoteles: di dalam bukunya yang berjudul Etika Nikomacheia, Pengertian etika dibagi menjadi
dua yaitu, Terminius Technicus yang berarti etika dipelajari untuk ilmu pengetahuan yang mempelajari
masalah prilaku atau tindakan manusia. Dan yang kedua ialah, Manner dan Custom yang berarti
membahas etika yang berkaitan dengan tata cara dan kebiasaan (adat) yang melekat dalam kodrat
manusia (in herent in human nature) yang terikat dengan pengertian “baik dan buruk” suatu tingkah laku
atau perbuatan manusia.

Menurut Kamus Webster: etika merupakan suatu studi yang mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara moral.

Menurut Ahli filosofi: Etika ialah sebagai suatu ilmu formal tentang moral.

Menurut Ahli Sosiologi: Etika ialah dipandang seperti adat istiadat, kebiasaan dan budaya dalam berperilaku.

 

Macam-Macam Etika

ETIKA DESKRIPTIF, merupakan etika yang berusaha membidik secara kritis dan rasional tingkah laku dan prilaku manusia dan apa yang dicari oleh manusia dalam kehidup ini sebagai sesuatu yang mempunyai nilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mendapatkan keputusan tentang prilaku atau tingkah laku yang mau didapat.

ETIKA NORMATIF, merupakan etika yang berusaha menetapkan berbagai tingkah laku dan pola prilaku baik yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam kehidup ini sebagai sesuatu yang mempunyai nilai moral. Etika normatif memberi penilaian sekaligus memberi norma sebagai dasar dan bagan tindakan yang akan diputuskan.

Etika secara umum dapat dibagi lagi menjadi 2 yaitu :

1. ETIKA UMUM,

Berbicara mengenai keadaan dasar bagaimana manusia bertindak secara etis atau baik, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan konsep moral standar yang menjadi pedoman bagi manusia dalam bertindak serta menjadi tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan. Etika umum dapat di artikan dengan ilmu pengetahuan, yang membahas mengenai pengertian umum dan teori teori.

 

2. ETIKA KHUSUS,

Merupakan penerapan konsep moral standar dalam situasi kehidupan yang khusus. Penerapan ini bisa berwujud :

Bagaimana saya mengambil keputusan dan bertindak dalam bagan kehidupan dan kegiatan khusus yang saya lakukan, yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar.
ETIIKA KHUSUS dibagi lagi menjadi 2 bagian yaitu :
a. Etika individual, yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.
b. Etika sosial, yaitu berbicara mengenai kewajiban, sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia.

Itulah tadi penjelasan mengenai Definisi dan Macam-Macam Etika. Semoga bermanfaat!

Definisi dan Macam-Macam Etika | aab | 4.5