Contoh Esai Deskriptif

Posted on

Contoh Esai Deskriptif – Dalam KBBI esai adalah esai prosa yang membahas masalah sebagian dari perspektif pribadi penulis. Esai juga merupakan komposisi prosa singkat yang disetujui oleh penulis pada topik tertentu.

Majalahpendidikan.com akan menyampaikan materi pembelajaran dengan judul Contoh Esai Deskriptif. Dimana materi pembelajaran ini akan diulas berdasarkan Pengertian dan Contoh.

Pengertian

Pandangan Soetomo mengenai esai adalah esai pendek berdasarkan perspektif seseorang dalam membahas suatu masalah. Dengan memasukkan esai lain yang ditulis dalam bentuk opini atau pendapat seseorang tentang suatu topik yang sedang dibahas atau menarik perhatian penulis esai.

Contoh Esai Deskriptif

Esai mirip dengan surat kabar editorial, tetapi sedikit berbeda. Jika editorial hanya dapat ditulis oleh pemimpin redaksi, esai dapat ditulis oleh siapa saja.

Untuk esai deskriptif dalam artikel ini adalah artikel pendek yang diterbitkan untuk meninjau beberapa topik untuk ditulis. Jenis esai ini dapat menulis subjek atau objek apa saja yang dapat menarik perhatian penulis. Itu bisa mengingat rumah, sepatu, area rekreasi dan sebagainya.

Untuk menyederhanakan pemahaman esai deskriptif, Anda dapat melihat contoh di bawah ini.

Contoh Esai Deskriptif zaman Keemasan

Mereka mengatakan usia 20 adalah usia dewasa. Tidak mungkin lagi bergantung pada orang tua. Dia bukan lagi remaja yang masih punya waktu untuk bercanda dan bermain. Usia itu harus melihat ke masa depan. Beberapa dari mereka harus memihak keluarga pada usia yang lebih matang.

Pada dasarnya setiap manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan manusia lain, tetapi individu yang membangun dirinya juga bukan manusia. Bayi lahir dari rahim dengan bantuan orang lain, dokter atau bidan, misalnya. Tumbuh manusia membutuhkan lebih banyak orang tua yang bertanggung jawab untuk mereka, belum lagi perbuatan buruk yang diterima orang lain.

Suka atau tidak suka, suka atau tidak, cepat atau lambat, dengan persiapan atau tanpa persiapan, momen itu akan datang. Masa kompilasi tidak lagi tergantung pada orang tua, teman, dan orang-orang di sekitar. Selama kompilasi saya, Anda dan Anda semua harus berjuang untuk kita masing-masing.

Contoh Esai Deskriptif Karakter pancasila

Bagian pembukaan:
Dengan berlalunya waktu, nilai-nilai mulia yang terkandung dalam Pancasila secara bertahap memudar. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang lahir karena memiliki perbedaan dan perbedaan yang disatukan oleh kesadaran bersama untuk hidup sebagai bangsa yang mandiri dan berdaulat.

Belajar dari sejarah, orang Indonesia lahir dari berbagai suku, budaya, ras, agama, adat istiadat dan banyak lainnya. Perbedaannya adalah masalah besar atau rusaknya ikatan teman-teman Indonesia, tetapi itu adalah kekayaan rakyat Indonesia.

Bagian konten:
Anehnya sekarang, siswa tidak lagi akrab dengan makna Pancasila yang sebenarnya. Efek global semakin merajalela, dengan semakin berkembangnya karakter Pancasila dalam generasi termuda bangsa semakin memudar. Namun, pendidikan karakter belum mencerminkan identitas Indonesia.

Pendidikan untuk karakter Pancasila sangat diperlukan bagi generasi muda bangsa. Mereka adalah penerus bangsa Indonesia, pewaris semua kekayaan negara ini. Menanamkan jiwa dan karakter Pancasila akan membuatnya mudah untuk mempraktikkan nilai-nilai Pancasila nanti. Di setiap tingkat pendidikan, pendidikan karakter Pancasila harus disediakan untuk mendukung karakter Pancasila yang sebenarnya.

Baca Juga :  Contoh Karangan Narasi Tentang Pendidikan

Bagian penutup:
Dinamika yang semakin kompleks berarti bahwa orang Indonesia mendidik sesuai dengan karakter nasional mereka. Pancasila terutama dirumuskan oleh kaum muda, yang berarti bahwa tujuan Pancasila sangat jelas, yang bertujuan untuk memberikan arahan bagi generasi baru.

Dengan Pendidikan Karakter Pancasila di tahun yang mulia tahun 2045, Indonesia siap menyambut 100 tahun kemerdekaan Indonesia. Bibit muda siap diproduksi sesuai dengan cita-cita bangsa yang disusun 100 tahun lalu. Generasi emas tidak lagi menjadi impian seluruh bangsa Indonesia, ketika itu menjadi kenyataan dengan kemerdekaan sejati.

Contoh Esai Deskriptif Mendeskripsikan diri Anda.

Nama saya Harun Rasyid, saya lahir di Bandar Lampung pada 20 Mei 1988. Banyak teman mengatakan bahwa saya adalah orang yang aneh, tetapi juga orang yang baik dan ramah. Saya bukan orang yang cerdas tetapi saya dapat membantu banyak teman saya.

Selama pelajaran spesialisasi dalam Manajemen Informasi ini, dia sedikit banyak mengajari saya untuk menjadi seseorang yang lengkap, sabar dan tenang dalam berurusan dengan sesuatu. Saya dituntut memiliki keterampilan analitis yang baik untuk dapat mengetahui di mana letak kesalahannya.

Saya pernah magang di PT [nama agensi]. Pada saat itu saya bergabung dengan divisi Keuangan dan membantu staf TI. Tugas yang saya lakukan pada saat itu adalah … [tuliskan jobdesk yang dilakukan ketika Anda berada di agensi]

Adapun untuk pengalaman dalam kegiatan saya, itu dimulai ketika saya berada di bangku STM. Saat itulah saya menjadi ketua kegiatan di tingkat sekolah saya. Hobi organisasi berlanjut di perguruan tinggi. Selama dua periode dihabiskan dengan organisasi selama pelajaran.

Contoh Esai Deskriptif Pendidikan Di Indonesia

Kualitas pendidikan saat ini di Indonesia sangat buruk. Ini ditunjukkan oleh data UNESCO (2000) tentang peringkat Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index), yang merupakan komposisi peringkat pendidikan, kesehatan dan pendapatan per kapita yang ditunjukkannya.

Bahwa indeks pembangunan manusia Indonesia menurun. Di antara 174 negara di dunia, Indonesia berada di urutan ke-102 pada tahun 1996, ke-99 pada tahun 1997, ke-105 pada tahun 1998, dan ke-109 pada tahun 1999.

Implementasi pendidikan di Indonesia tentu tidak terlepas dari tujuan pendidikan di Indonesia, karena pendidikan di Indonesia adalah pendidikan yang dilakukan untuk kepentingan rakyat Indonesia. Namun, untuk standar dan keterampilan pada pendidikan baik formal dan informal hanya menggantuingkan dengan standar juga keterampilan yang ada.

Jadi kami memberikan sistemik, yang dimana ialah solusi untuk mengubah sistem sosialisasi dalam bidang pendidikan. Sebagaimana diketahui, peraturan pada pendidikan sangat begitu erat yang diterapkan.

Sistem kapitalisme sebagai sistem ekonomi yang sedang dilaksanakan memiliki prinsip bahwa salah satunya meminimalkan peran dan tanggung jawab negara dalam urusan publik, termasuk pembiayaan pendidikan.

Demikianlah yang dapat admin sampaikan materi ini dimana pembahasan mengenai Contoh Esai Deskriptif. Semoga dengan materi yang sudah dibahas melalui artikel ini, dapat memberikan pemahamaan dan manfaat untuk sahabat pembaca semua.

Baca Juga: