Contoh Paragraf Narasi

Posted on

Contoh Paragraf Narasi – Narasi (naratif) adalah tempat menceritakan kejadian yang terjadi berdasarkan kronologi atau garis waktu.

Majalahpendidikan.com akan menyampaikan materi pembelajaran dengan judul Contoh Paragraf Narasi. Dimana materi pembelajaran ini akan diulas berdasarkan Pengertian, Karakteristik, Jenis dan Contoh.

Pengertian

Paragraf naratif adalah esai atau cerita yang menyajikan suatu peristiwa atau peristiwa dan bagaimana peristiwa itu terungkap dalam urutan kronologis. Peristiwa itu sebenarnya bisa terjadi tetapi bisa juga hanya fantasi. Novel, novel, kisah dramatis, biografi, dan kisah perjalanan termasuk jenis penulisan naratif.

Contoh Paragraf Narasi

Paragraf naratif adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau peristiwa. Dalam esai atau paragraf naratif ada plot, karakter, pengaturan dan konflik. Paragraf naratif tidak memiliki kalimat utama

Narasi adalah jenis pengembangan paragraf dalam tulisan, dengan serangkaian acara yang diuraikan dari waktu ke waktu dalam urutan mulai, tengah dan akhir.

Karakteristik Paragraf Narasi

  • Ini memiliki elemen utama seperti karakter, pengaturan, konflik dan perspektif penulis.
  • Biasanya ada banyak kalimat langsung di paragraf.
  • Ini memiliki nilai estetika. Dalam paragraf naratif, penulis dapat lebih membebaskan pikirannya dan lebih kreatif dalam menentukan diksi. Selanjutnya, gaya konstruksi kalimat juga mempengaruhi paragraf naratif.
  • Ini adalah cerita tentang peristiwa atau pengalaman penulis.
  • Paragraf narasi menyoroti elemen tindakan atau tindakan.
  • Diatur dalam urutan kronologis dan jelas di mana orientasi, klimaks dan resolusi.

Jenis Paragraf Narasi

  • Paragraf Sugestif.
  • Paragraf Ekspositoris.

Contoh Paragraf Narasi

Di bawah ini adalah contoh narasi, yang dapat menjadi bahan referensi, di bawah ini:

Contoh Sugestif

Patih Gajah Mada menghunus pedangnya ke arah Raden Perkoso. Melihat yang dilakukan oleh Gajah Mada, membuat Raden Perkoso langsung mengeluarkan pedang yang ada di punggungnya. Tanpa banyak bicara, Patih Perkoso segera berlari ke Patih Gajah Mada. Kemudian dia mengayunkan pedang ke kepala Patih Gajah Mada tetapi melewatkannya. Patih Gajah Mada yang berhasil menghindari berusaha menyerang Raden Perkoso.

Dia meluncurkan dirinya melawan Raden Perkoso di dadanya. Raden Perkoso terpental dan pedangnya jatuh ke tanah. Raden Perkoso bangkit dengan cepat dan mengambil pedangnya. Pertarungan antara dua gubernur terbesar kembali terjadi. Mereka menyerang selama 2 hari 2 malam sampai Patih Gajah Mada memenangkan pertarungan dan Patih Raden Perkoso terbunuh.

Contoh Ekspositoris

Anjar Nugraha lahir dalam keluarga miskin pada 17 Januari 1993. Ayahnya hanya buruh tani dan ibunya tidak bekerja. Bahkan jika dia adalah anak yang miskin, Anjar memiliki hasrat besar untuk mengubah nasibnya. Dia juga anak yang cerdas di sekolahnya. Anjar menghadiri studi dasar di SD Impress di sebuah desa terpencil. Secara umum, anak-anak di desa mereka bekerja segera setelah lulus dari sekolah dasar.

Namun Anjar berbeda, dia memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikannya. Kemudian dia belajar di SMP N 30, yang letaknya jauh dari desanya. Anjar bahkan harus berjalan 3 jam untuk pergi ke sekolah. Meskipun ia terus bersekolah, ia selalu membantu ayahnya menghasilkan uang seperti menjual dan menjadi keren di pasar. Setelah lulus dari sekolah menengah, ia hampir tidak bisa melanjutkan studinya di sekolah menengah. Untungnya seorang guru akan mengirimnya ke sekolah menengah berkat keinginan dan pembelajarannya yang kuat. Setelah lulus dari SMA, ia memperoleh beasiswa untuk belajar di Universitas Indonesia. Anjar adalah siswa yang aktif baik dalam hal mata pelajaran dan organisasi. Sekarang Anjar Nugraha, yang berasal dari desa terpencil dan miskin, telah berhasil berkat ketekunannya. Anjar menjadi profesor di Universitas Indonesia.

Baca Juga :  Contoh Teks Persuasi Pendidikan

Contoh Paragraf Narasi Lainnya

1) Liburan Bersama Anak Yatim

Liburan 20 Desember telah menjadi liburan yang belum dilupakan Mila. Biasanya ketika ada hari libur nasional, Mila mengajak ayah dan ibu untuk jalan-jalan. Namun kemarin Mila diundang oleh ayah dan ibu ke salah satu panti asuhan. Mila tidak mau datang, tetapi ibu dan ayahnya membujuknya. Ayah, ibu dan Mila membawakan makanan dan hadiah untuk dibagikan kepada anak-anak yatim. Sesampainya di panti asuhan, mereka bertemu anak-anak yang nasibnya tidak seberuntung Mila. Mereka sangat senang menerima makanan dan hadiah. Ekspresi Mila telah berubah. Mila juga senang melihat teman-teman seusianya yang dengan senang hati membuka paket yang dibawanya. Makanan dimakan dengan nikmat. Jangan sampai kita lupa, Mila bergabung dan berbicara dengan anak-anak. Setelah semua acara selesai, Mila dan keluarga kembali ke rumah. Sebelum kembali, Mila berjanji untuk berkunjung lagi. Mila juga bertanya kepada ayah dan ibu agar mereka bisa kembali ke tempat lain kali. Liburan ini benar-benar mengesankan bagi Mila dan keluarga.

2) Berdagang Saat Berlibur

Siapa bilang liburan harus ke tempat wisata. Musim liburan lalu, saya tidak pergi ke beberapa tempat wisata. Hanya selama liburan saya pergi ke pasar untuk berdagang. Tentu bukan saja, saya pergi bersama saudara-saudara saya. Kami bertukar bakso panggang. Sejak malam hari kami telah memasak bakso. Kami siapkan bumbu-bumbu itu sehingga keesokan harinya kami akan mengolahnya. Setelah sholat subuh kami memproduksi rempah-rempah dan menyiapkan semua peralatan. Kami pada gilirannya membawa barang ke pasar. Pada jam 6:00 pasar mulai ramai, banyak pembeli datang ke toko. Kami mulai memasak bakso panggang. Aromanya benar-benar menggoda. Satu per satu, pembeli datang untuk membeli bakso panggang kami. Kami melayani setiap pembeli dengan gembira. Setelah sekitar 5 jam negosiasi barang kami kehabisan stok. Kemudian kami mulai menaruh semua peralatan untuk pulang. Hasil yang kami dapatkan juga cukup bagus. Beberapa hasil yang kami simpan dan yang lain kami gunakan untuk dijual kembali pada hari berikutnya. Itu adalah liburan yang tak terlupakan bagi saya.

3) Liburan Di Zoo

Riska bersama sahabat-sahabatnya berkumpul guna merencanakan pergi liburan ke kebun binatang. Total ada 10 orang yang akan berlibur bersama. Setelah semua orang berkumpul, mereka pergi ke kebun binatang bersama. Ketika mereka tiba, mereka berbaris untuk membeli tiket dan mulai memasuki area kebun binatang. Kebun binatang ini sangat besar dan memiliki banyak koleksi binatang. Mereka mengikuti setiap jalan dan mengambil foto dengan beberapa binatang. Sesampainya di sekolah menunggang gajah, mereka berbaris untuk merasakan sensasi menunggang gajah. Jangan sampai kita lupa, dan mereka semuapun sangat menikmati liburan di kebun binatang.

4) Liburan Di Pantai

Liburan Idul Fitri kemarin, saya dengan semua anggota keluarga berlibur di pantai. Pantai tujuan kami adalah pantai Gunung Kidul, Yogyakarta. Kami pergi setelah sholat subuh. Tujuan pertama kami adalah pantai Indrayanti. Pantai ini berpasir putih dan memiliki panorama yang indah. Kami semua bermain bersama. Lebih dari 2 jam kami bermain di air. Setelah itu kami beristirahat, makan dan mandi. Kami melanjutkan di pantai Siung. Di pantai ini kami kembali bermain air, berperahu dan bersantai. Kami sangat senang dan kami menikmati bermain di pantai.

Demikianlah yang dapat admin sampaikan materi ini dimana pembahasan mengenai Contoh Paragraf Narasi. Semoga dengan materi yang sudah dibahas melalui artikel ini, dapat memberikan pemahamaan dan manfaat untuk sahabat pembaca semua.

Baca Juga: