Contoh Kalimat Oposisi

Contoh Kalimat Oposisi – Oposisi dalam logika dijelaskan oleh kontradiksi antara dua pernyataan berdasarkan pemrosesan dari istilah yang sama. oposisi di sini juga berarti hubungan logis, yaitu hubungan di mana penilaian yang benar dan salah dari dua pernyataan yang dibandingkan serta terkandung.

Majalahpendidikan.com akan menyampaikan materi pembelajaran dengan judul Contoh Kalimat Oposisi. Dimana materi pembelajaran ini akan diulas berdasarkan Pengertian, Unsur, Macam dan Contoh.

Pengertian Oposisi

Merupakan kata yang berbicara serta menentang dewan perwakilan sehingga dapat mengkritik berbagai macam pendapat atau kebijakan politik antar kelompok.

Oposisi adalah frasa yang sangat erat kaitannya dengan dunia politik, sehingga kata oposisi dalam pemerintahan dapat menganut sistem demokrasi.

Dengan demikian, dengan penentangan terhadap pemerintah, suatu program dapat diluncurkan yang menjamin kedaulatan rakyat agar dapat mengelolanya dengan baik.

Unsur-Unsur Oposisi

Dari pengertiannya, maka kami juga akan memberikan beberapa unsur kata yang terdapat pada pembahasannya.

Berikut beberapa unsur kata yang terdapat pada oposisi adalah:

  • Berarah adalah sebagai pasangan leksikal dengan gerak yang berlawanan.
  • Bertahap ialah sebagai fonem dan perbedaan pada tahaoan kualitas.
  • Bilateral Merupakan sebagai unsur fonem yang terletak pada pasanagan kata mya.
  • Ekuipolen sebuah unsur fonem yang memiliki perbedaan yang berkualitas.
  • Leksikal sebuah unsur yang terdapat perbedaan makna atau lawan kata.
  • Melintang merupakan unsur leksem yang berlawanan arahnya pada beberapa pasangan.
  • Menyiku Ling oposisi antar a leksem yg berdekat-an dl medan makna yg beranggotakan beberapa pasangan.
  • Multilateral fonem yang muncul secara berpasangan kata.
  • Privatif unsur fonem yang mengandung persamaan kata.
  • Proporsional adalah sebuah fonem yang terdapat beberapa pasangan.
  • Taklangsung adalah suatu unsur pasangan yang minimal.
  • Ternetralkan ialah bentuk unsur fonem yang tidak terjadi pada keadaan nya.
  • Oposisi terpencil bentuk sebuah unsur oposisi yang tidak terdapat pasangan kata.

Macam-Macam Oposisi

Oposisi Sederhana
Berbentuk hubungan logis antara dua pernyataan terpisah berdasarkan ketentuan yang sama. Tetapi perbedaan kualitas dan kuantitas. Satu-satunya istilah di sini adalah predikat.

Oposisi Yang Kompleks
Mengambil bentuk hubungan logis antara dua pernyataan berdasarkan pada dua istilah yang sama sebagai subjek dan predikat, tetapi berbeda dalam kuantitas atau kualitas, atau berbeda dalam keduanya atau dalam kontradiksi antara dua penilaian kategoris dengan ketentuan yang sama dan berbeda dalam satu,

Oposisi Paralel
Ini ialah hubungan antara dua pernyataan spesifik dengan dua istilah yang sama, Tetapi kualitasnya berbeda. Dalam kontradiksi dari dua pernyataan konkret ini, objek dari dua pernyataan adalah seperangkat dibagi menjadi dua kelompok: satu dengan predikat positif (afirmatif) dan yang lainnya dengan predikat negatif.

Oposisi Kontroversial
Ini adalah pernyataan antara dua kategoris dengan istilah sama. Akan Tetapi berbeda dalam kuantitas dan kualitas. Oposisi kontradiktif di sini sama dengan oposisi yang kontradiktif, dan dibahas dalam oposisi sederhana.

Oposisi Eksklusif
Ini merupakan bentuk kalimat pernyataan universal kategorikal yang berbeda dalam kualitas, untuk kontradiksi dua pernyataan dengan kualitas yang sama, tetapi dengan jumlah yang berbeda.

Contoh Kalimat Oposisi H2

Dengan melihat dan mempelajari contoh-contoh kalimat untuk kata “oposisi”, kita akan terbantu untuk memahami arti dan pengertian dari kata tersebut. Perlu juga kalian pahami bahwa arti dan makna kata itu pun bisa beda untuk sebuah kalimat yang tidak sama.

Bagaimana membuat kalimat dengan menggunakan kata “oposisi” dalam bahasa Indonesia? Contoh kalimat yang menggunakan kata “oposisi” dapat dilihat pada contoh kalimat yang dikumpulkan dari berbagai sumber seperti berikut ini.

Contoh Kalimat Yang Menggunakan Kata Oposisi

Pada wacana terdapat hubungan antara murid dengan guru.
Muatafa oposisi kutub menggunakan unsur kohesi naik dengan turun.
Fandi hubungan menggunakan unsur kohesi murid dengan guru.
Sedangkan wacana terdapat oposisi kutub antara kata naik dengan kata turun.

Dalam rubrik ”Blaik” ditemukan opsisi mutlak, kutub,dan hubungan. Beberapa contoh berikut merupakan makna yang ditemukan dalam wacana RB, diantaranya:

  • Arshad mutlak menggunakan unsur-unsur kohesi tanya dengan jawab, serta pergi dengan pulang.
  • Pada wacana diatas terdapat oposisi mutlak antara kata tanya dengan jawab dan pergi dengan pulang.
  • Maknanya mencakup konsep yang betul-betul berlawanan sampai kepada yang hanya kontras makna saja.

Contoh Kalimat Oposisi Majemuk

  1. Mutlak, yaitu kontradiksi makna yang absolut
    Contoh:

Kata hidup dan mati, di mana antara hidup dan mati ada batas absolut, karena apa yang hidup, tentu saja, belum mati; padahal yang mati itu sudah pasti mati.
Gerakan dan kata-kata yang tenang

  1. Kutub, yaitu oposisi, yang tidak absolut, tetapi merupakan gradasi. Ini berarti bahwa kata-kata ini memiliki level makna.
    Contoh:

Kata-kata, kaya dan miskin. Di mana orang yang tidak kaya tidak serta merta merasa miskin, seperti orang yang tidak miskin tidak serta merta merasa kaya, maka tentangannya tidak absolut.

Keniscayaan makna dalam konfrontasi juga muncul dari gradasi seperti agak kaya, agak kaya dan sangat kaya, atau karena adanya tingkat perbandingan, seperti kaya, lebih kaya dan terkaya, jelas, perbatasan dalam hal ini kutub sangat relatif, sehingga sangat tergantung pada situasi, kondisi dan hubungan manusia.

  1. Relasi, makna kata-kata yang menentang relasi (relasional) saling melengkapi. Artinya, kehadiran satu kata, karena ada kata lain yang menjadi suatu kalimat.
    Contoh:

Kata jual dan beli, meskipun artinya kebalikannya, tetapi proses terjadinya diterapkan secara bersamaan, ada proses penjualan, jika ada proses penjualan.

  1. Hierarkis, makna kata-kata dengan oposisi hierarkis mengungkapkan serangkaian level atau level. Oleh karena itu, kata-kata dengan berlawanan secara hierarkis adalah kata-kata dalam bentuk satuan ukuran (panjang, berat), nama satuan perhitungan dan tanggal, peringkat peringkat.
    Contoh:

Meter kata berada dalam posisi hierarkis dengan kata kilometer, karena berada dalam serangkaian nama unit yang menunjukkan panjang.
Kuintal dan ton, baik dalam satuan yang menunjukkan berat.

  1. Majemuk, yaitu, kata-kata yang menentang lebih dari satu kata.
    Sebagai contoh:
  • Kata itu bertentangan dengan kata “duduk”, kata “berbaring”, kata “jongkok”.
  • Kata yang diam dapat ditentang oleh kata-kata yang berbicara, bergerak, dan bekerja.

Kedua kata tersebut dapat dikatakan beroposisi kutub sebab terdapat beberapa bentuk gradasi diantara oposisi keduanya, yaitu adanya realita yang lain, selain naik dan turun, juga ada agak naik, sangat naik, sangat turun, dan agak turun.

Demikianlah yang dapat admin sampaikan materi ini dimana pembahasan mengenai Contoh Kalimat Oposisi. Semoga dengan materi yang sudah dibahas melalui artikel ini, dapat memberikan pemahamaan dan manfaat untuk sahabat pembaca semua.

Baca Juga: