Konotasi

Konotasi – Berbeda dengan denotatif, makna konotasi adalah kata atau kalimat yang mengandung makna yang tidak benar, dapat dikatakan dalam kalimat konotasi ini sebagai kata yang memiliki frasa dan tidak berhubungan langsung dengan kalimat yang sebenarnya, seperti kata.

Majalahpendidikan.com akan menyampaikan materi pembelajaran dengan judul Konotasi. Dimana materi pembelajaran ini akan diulas berdasarkan Pengertian dan Contoh.

Pengertian

Arti konotasi adalah makna jenis kata berdasarkan pemikiran dan perasaan. Makna konotasi juga diartikan sebagai makna denotasi, yang terkait atau dibandingkan dengan sesuatu yang lain, sehingga nilai ini sangat mirip dengan contoh kias dan makna metaforis.

Konotasi

Oleh karena itu, makna konotasi kadang-kadang disebut nilai kelas atau nilai kontekstual dan contohnya.

Untuk membantu kami lebih memahami makna kata, berikut adalah beberapa contoh makna konotasi yang ditampilkan dalam format kalimat, sebagai berikut!

Contoh Konotasi

  • Senyum manis di bibirnya membuatku bahagia dan pada saat yang sama tidak nyaman.
  • Prestasi yang dibuatnya membuat semua orang melepas topinya.
  • Karena dia tidak bisa lagi membayar apartemen, Dadi harus meninggalkan keluarganya, yang dia sewa.
  • Masalah sektor bisnis masih menjadi masalah serius di beberapa negara berkembang.
  • Tadi malam kami mengeluh ke sebuah kafe.
  • Kemacetan lalu lintas yang parah membuat pengemudi memakan bawang.
  • Sebagai manusia, kita harus berjalan di atas rel.
  • Akhirnya, saya menemukan jalan keluar dari masalah yang saya temui.
  • Anggap saja sebagai angin terakhir.
  • Polisi masih mencari pemimpin dalam peredaran narkoba yang merajalela.
  • Rani adalah seorang wanita dengan telinga yang lembut.
  • Penghinaan yang diterimanya membuatnya menjadi pendiam.
  • Hari ini, Pak Ianto akan makan enak bersama rekan-rekannya.
  • Saya mencari nafkah dengan makan pena.
  • Hari ini Farhan memakan sulaman.
  • Ningsih adalah bunga pedesaan di desa Citayem, yang diinginkan oleh banyak Citayem muda.
  • Pekerjaan menjadi air mandi baginya.
  • Pak Albert telah menguji asam di dunia pendidikan selama 25 tahun.
  • Saat ini, tikus kantor semakin banyak merajalela di negara ini.
  • Aku melihatnya menusuk meja sebelumnya
  • Karena masalah ekonomi, perusahaan harus siap untuk keluar dari bisnis.
  • Saya tidak akan mengangkat tangan saya sampai mimpi saya menjadi kenyataan.
  • Sejak suaminya meninggal, Ny. Ninsih otomatis menjadi fondasi ketiga anaknya.
  • Keberhasilan instan yang ia terima membuatnya melupakan bumi.
  • Kasus sengketa tanah dirujuk ke pengadilan.
  • Di perusahaan ini, saya masih kecil.
  • Terkait dengan masalah ini, perusahaan justru akan mencuci tangan.
  • Film ini sepertinya kurang menarik karena benang merah antara satu adegan dengan adegan lainnya sangat menyatu.
  • Pria itu didakwa dengan kambing hitam dalam kasus ini.
  • Sikapnya terhadap saya membuat saya makan hatinya karena ini.
  • Lengan panjang ditangkap dan dibawa langsung ke kantor polisi.
  • Seorang pria adalah tangan kanan sutradara.
  • Para pekerja merasa bahwa perusahaan tempat mereka bekerja menjadikan mereka hanya sapi perah.
  • Saya tidak akan mengangkat tangan saya sampai mimpi saya menjadi kenyataan.
  • Setelah kematian suaminya, para Ningsha secara otomatis menjadi basis dari ketiga anaknya.
  • Kesuksesan instan membuatnya melupakan negara.
  • Sengketa tanah diajukan ke pengadilan.
  • Sehubungan dengan masalah ini, perusahaan sebenarnya akan mencuci tangannya.
  • Film ini sepertinya kurang menarik karena benang merah antar adegan sangat konsisten.
  • Karena masalah ekonomi, perusahaan harus siap untuk berhenti beroperasi.
  • Seorang pria adalah tangan kanan sutradara.
  • Pekerja merasa bahwa perusahaan tempat mereka bekerja hanya menghasilkan sapi perah dari mereka.
  • Saya hanya anak-anak di perusahaan ini.
  • Dalam hal ini, ia dituduh sebagai kambing hitam.
  • Sikapnya terhadap saya membuat saya memakan hatinya.
  • Sebuah lengan panjang ditangkap dan dibawa langsung ke kantor polisi.
  • Warga campur tangan mencari korban kecelakaan.
  • Joni menjadi tangan kanan Andre.
  • Meski kaya Joni tetap rendah hati.
  • Akhirnya, penipu itu dimintai pertanggungjawaban.
  • Agus geram mendengar kata-kata yang diucapkan oleh saudara perempuannya.
  • Terlepas dari kenyataan bahwa Reza kaya, dia tidak berkepala besar.
  • Joni menyarankan untuk menyelesaikan masalah antara Agus dan Harun, menggunakan ketenangan.
  • Meski menjadi korban kecelakaan, sang ibu menerima dengan anggun.
  • Meskipun kehilangan, dia didorong.
  • Sebagai anak tunggal, Joko harus bekerja keras untuk membantu orang tuanya.
  • Alih-alih belajar dengan benar sebelum ujian, Joni menggunakan jalan pintas.
  • Tidak dapat menahan emosinya, dia akhirnya mengaburkan matanya.
  • Inkman meliput berita.
  • Banyak pahlawan tewas di medan perang.
  • Joni tidak menyerah, meskipun banyak hal yang menghalangi.

Demikianlah yang dapat admin sampaikan materi ini dimana pembahasan mengenai Konotasi. Semoga dengan materi yang sudah dibahas melalui artikel ini, dapat memberikan pemahamaan dan manfaat untuk sahabat pembaca semua.

Baca Juga: