Contoh Puisi Lirik

Posted on

Contoh Puisi Lirik – Puisi berasal dari bahasa Yunani, penyair, yang berarti bahwa orang menciptakan sesuatu melalui imajinasi pribadi. Imajinasi pribadi berarti bahwa puisi adalah karya yang benar-benar diproduksi oleh individu berdasarkan pengalaman masa lalu yang pernah dibuat. Puisi adalah salah satu jenis teks sastra.

Majalahpendidikan.com akan menyampaikan materi pembelajaran dengan judul Contoh Puisi Lirik. Dimana materi pembelajaran ini akan diulas berdasarkan Pengertian dan Contoh.

Pengertian

Puisi adalah bentuk karya sastra yang menggunakan kata-kata indah dan kaya makna. Di Indonesia, menurut sastra Indonesia, puisi adalah bentuk sastra tertua yang terdiri dari dua periode.

Contoh Puisi Lirik

Puisi mengungkapkan pikiran dan perasaan penyair dengan cara yang imajinatif. Pikiran dan perasaan penyair kemudian diatur dengan fokus pada kekuatan bahasa dengan struktur fisik dan pikirannya.

Tujuan dari puisi itu adalah untuk menceritakan suatu peristiwa yang memberi makna mendalam pada kehidupan seseorang. Kata-kata yang terkandung dalam puisi itu membuat puisi tidak membosankan. Setiap orang akan tertarik pada setiap ayat indah yang terkandung dalam puisi itu.

Contoh Puisi Lirik

Berikut ini contoh dari informasi di atas, dibawah ini:

Contoh 1

Pergi Keluar Di Malam yang Dingin

Pergi pada malam yang dingin
Tanpa baju hangat
Saya saat ini

Semilir angin malam terasa bagaimana kulit saya menembus
Gigile tidak tertahankan
Dingin
Dan juga sakit bersama

Bersamaan dengan rasa dingin dan sakit yang kurasakan
Saya melangkah maju
Dan akan berlanjut
Meski kulit ini mati rasa

Sampai jumpa lagi, cerobong
Sampai jumpa lagi

Contoh 2

Menikah

Aku datang, aku datang kepadamu
Dengan gaun pengantin.
Aku akan menjemputmu di rumahmu
dan saya membawanya ke KUA.

Aku datang, aku datang kepadamu
Saya membaca di langit yang beludru.
Fajar pertamamu adalah seorang wanita
Saya mengungkapkan Anda dengan kuat.

Lalu hujan
Karena huja adalah rahmat
Ada rahmat bagi pengantin wanita.
Angin jantan yang kuat
Gosokkan seluruh tubuh bumi
Memusnahkan semua nasib malang.
Pohon-pohon menekuk
Semua tunduk pada rahmat
dan rahmat hari ini
Adalah untuk pengantin wanita.

Aku datang, aku datang kepadamu
dan hujan membersihkan jalanan.
Saya mengetuk pintu Anda
dan rahmat dimuat di tanganku.
Anda gemetar dan menunggu saya
Dalam gaun pengantin hijau
dan sanggulmu penuh dengan bunga.
Permata berkilau di tubuh Anda
Seperti detak jantungmu
Berkilau
Menunggu kedatangan saya.

Baca Juga :  Contoh Puisi Distikon

Contoh 3

Cinta Damai

Cinta kita tidak menyala
Kami menenangkan api.
Merindukan kita tidak perlu terbakar
Kami menenangkan api.

Lembut tapi hangat
Kecil tapi rapi,
Gelap tapi melegakan
Lampu kegelapan.

Dear and Miss, Anda dan saya:
Dua yang sudah menjadi satu.

Dear and Miss, Anda dan saya:
Bukan bara api yang berubah menjadi abu.

Contoh 4

Bakung

bagaimana aku.: siapa namamu
Mata Anda tenang di permukaan danau dan kerinduan Anda dalam
Tapi bukan hanya cinta
Saya tidak hanya mencintaimu dan Anda menjelma saya

Atau menunggu angin melepaskan sehelai daun
dan jatuh ke danau: panci Anda bersinar, bukan?
Saya khawatir jika air akan tenang kembali?
Apakah saya khawatir ketika musim gugur datang lagi?

Contoh 5

Anda tidak tahu
Daun yang gugur ini teriritasi karena kecantikannya
Senyum yang kamu bawa
Apakah kehidupan bunga

Anda tidak tahu
Langit pelangi melengkung ini
Merupakan tanda sukacita untuk mengenal Anda
Anda mengenakan yang bahagia setiap hari

Apakah pengondisian untuk embun pagi
Cobalah untuk melihat ke dalam diri Anda sendiri
Cinta mengalir seperti air
Mata yang manis

Dan suara lembut
Milikmu
Saya akan melindungi
aku akan mencintai

Tidak akan ada kesedihan dan tidak ada rasa sakit
Hanya kebahagiaan yang diciptakan

Contoh 6

Pada amplop terakhir, Yogya meraih
Keengganan terungkap
Langit suram
Kata-kata memenuhi artinya sendiri
Keraguan telah terungkap
dan cinta tanah air akan
Peuru dalam darah
dan nilai-nilai yang tersebar sepanjang zaman
Minta akhir ujian
Mati – atau tidak pernah mati

O umum, ayah, ayah
Tidakkah Anda mengatakan untuk yang kesekian kalinya?
Atau kehilangan iman
Hanya akan tetap pada titik yang sempurna
dan kemudian surat yang dibuat sementara
Akan lenyap ditiup angin
Mengendap di pasir kering

Demikianlah yang dapat admin sampaikan materi ini dimana pembahasan mengenai Contoh Puisi Lirik. Semoga dengan materi yang sudah dibahas melalui artikel ini, dapat memberikan pemahamaan dan manfaat untuk sahabat pembaca semua.

Baca Juga: