Tata Surya: Pengertian, Susunan, dan Sistem Tata Surya

Senin, Januari 22nd, 2018 - Geografi

Tata Surya: Pengertian, Susunan, dan Sistem Tata Surya | Tata surya merupakan kumpulan benda langit yang terdiri berdasarkan sebuah bintang yang dikenal matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek-objek itu termasuk delapan buah planet yang telah dikenal dengan orbit berupa elips, lima planet kerdil atau katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.

Berdasarkan Jaraknya

Berdasarkan jaraknya dari matahari, kedelapan planet tata surya adalah merkurius (57, 9 juta kilometer), venus (108 juta kilometer), bumi (150 juta kilometer), Mars (228 juta kilometer), Yupiter (779 juta kilometer), Saturnus (1. 430 juta kilometer), Uranus (2. 880 juta kilometer), dan Neptunus (4. 500 juta kilometer). Sejak pertengahan 2008, ada lima objek angkasa yang diklasifikasikan menjadi planet kecil.

Sistem tata surya merupakan semua benda-benda yang ada dilangit seperti planet, matahari, satelit, asteroid, satelit bumi dan lain sebagainya yang ada di langit. Semua sistem tata surya tersebut akan terbentuk sebuah sistem secara teratur serta semua objek yang ada dilangit akan terikat dengan gaya gravitasi.

Pengertian Tata Surya

Susunan Tata Surya

1. Matahari

Matahari merupakan bintang sejati yang menghasilkan sinar terang, lalu memberi pancaran cahaya cahayanya menjadi pusat tata surya. Dengan hampir mempunyai semua massa tata surya yang terkumpul hingga 98%, matahari sebagai anggota tata surya yang terbesar. Matahari yang terbentuk kurang lebih 4,6 milyar tahun yang lalu, awal pembentukanya sebuah bongkahan gas hidrogen yang berpijar.

Matahari merupakan salah satu jenis bintang generasi kedua, karena berdasarkan para pakar astronomi matahari datang dari dentuman pembentuk bintang generasi pertama. Matahari berdimensi diamater 1.392.500 kilometer, kurang lebih 10 kali lebih besar dari planet jupiter dan 109 kali ukuran bumi. Matahari mempunyai beberapa bagian susunan yang terdiri dari susunan inti, fotosfer, kromosfer dan korona.

 

2. Planet

Planet ialah penghuni langit yang mengelilingi matahari orbitnya dan mempunyai garis lagi 4.000 kilometer. Cahaya yang diterima planet dari matahari untuk di pantulkan kembali. Saat pertama kali susunan planet ditemui mempunyai 9 planet dalam tatasurya, akan tetapi saat ini pluto tidak dari bagian keluarga galaxy Bimasakti yang mengitari matahari dalam lintasan berupa elips ataupun seperti bujur telur. Peredarannya yang berlawanan dengan arah jarum jam sehingga peradaran itu amat teratur dan tidak akan mungkin terjadi benturan satu sama lainnya.

Berdasarkan peletakannya, planet dibagi menjadi dua bagian, diantaranya adalah planet luar dan dalam. Planet dalam adalah planet yang mempunyai garis mengitar di antara matahari dan bumi, sedangkan planet luar adalah yang mempunyai garis mengitar di luar rotasi bumi dan terdiri dari Neptunus, Uranus, Saturnus, Jupiter dan mars.

3. Satelit

Satelit ialah benda yang mengitari bumi dan planet-planet lainnya dengan kurun waktu revolusi dan perputaran tertentu dan mempunyai orbit peredarannya sendiri-sendiri. Sedangkan orbit satelit ialah titik lintasan atau lajur rotasi satelit dalam mengitari planet. ada dua sebutan yang ada hubungannya dengan orbit, ialah apogee (titik terjauh dengan bumi) dan perigee (titik terdekat dengan bumi).
Dalam istilah astronomi, satelit ialah suatu objek di angkasa yang beroperasi mengitari objek lain yang lebih besar. Bulan ialah satelit dari bumi, dan juga bumi dan planet lain yang ialah satelit dari matahari. Terdapat dua jenis satelit ialah satelit alami dan satelit buatan.

Selengkapnya tentang Satelit >>> Satelit: Pengertian, Jenis-Jenis, Fungsi dan Contoh Satelit

 

4. Asteroid

Asteroid ialah sebuah benda langit berdimensi kecil memutari matahari di suatu lintasan. Ahlis Astronomi memastikan kalau asteroid ialah sisa bagian dari penciptaan planet. dengan jumlahnya yang sangat banyak, asteroid menyatu mengelilingi mengitari planet seperti sabuk.
Asteroid mempunyai kurang lebih 100 kilometer diamater, sabuk itu mempunyai bentuk melingkar di antara planet mars dan Jupiter. akan tetapi ada dua sabuk lain yang bernama Kuiper, dan Sabuk Edgeworth, yang terletak jauh di belakang planet Neptunus. memerlukan waktu kurang lebih 3 sampai 6 tahun sekali untuk mengelilingi matahari.

 

5. Meteor atau Meteroid

Meteroid ialah benda langit berdimensi kecil yang melayang-layang di angkasa dan tidak berlintasan. benda itu terkadang menghantam planet-planet termasuk bumi. Meteor yang masuk kedalam planet dikenal meteoroid.
Meteoroid tampak sangat berpijar saat menembus bumi, karna disebabkan oleh terjadinya gesekan dengan atmosfer. Dampak gesekan itu, meteor habis tidak sampai ke dasaran bumi. Meskipun ada meteor yang terjatuh hingga ke dasaran bumi dikenal meteorit atau lebih dikenal dengan istilah bintang jatuh.

 

6. Komet atau Bintang Berekor

Komet atau bintang berekor ialah benda langit yang berdimensi kecil. Material penyusun komet terdiri dari sejumlah partikel-partikel bebatuan, kristal, es, dan gas. Komet kebanyakan kerap tampak seperti sebuah benda langit yang bercahaya dan berbentuk membujur menyerupai ekor. Oleh karna itu banyak orang sering menyebutnya menjadi bintang berekor.
Badan komet terdiri dari 3 bagian ialah bagian inti, koma, dan ekor. Inti komet terbuat atas kristal es dan gas yang mengkristal dengan diameter kurang lebih sebesar 10 kilometer. Bagian koma bintang berekor mempunyai diameter yang panjangnya bisa mendekati 100.000 kilometer, ukurannya jauh lebih besar dibandingkan intinya.

 

Demikianlah penjelasan mengenai Tata Surya: Pengertian, Susunan, dan Sistem Tata Surya. Semoga bermanfaat!

Tata Surya: Pengertian, Susunan, dan Sistem Tata Surya | aab | 4.5