Jaringan Epitel

Posted on

Jaringan Epitel – Kulit merupakan salah satu organ terpenting untuk melapisi tubuh manusia. Kulit dapat membantu Anda dalam merasakan berbagai sensasi atau reaksi yang terdapat di sekitar kita, dan juga kulit mampu mengeluarkan keringat sebagai pengatur suhu tubuh dan juga mampu mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Tahukah kalian bahwa ada jaringan tipis yang dapat melapisi kulit biasa disebut dengan jaringan epitel?, Jaringan ini tidak hanya berguna melapisi kulit bagian luar saja, namun juga terdapat di saluran pencernaan, permukaan mulut, mata, jantung, kelenjar, dan juga organ – organ tubuh lainnya.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas seputaran tentang jaringan epitel, baca baik – baik artikel dibawah ini agar kalian dapat dengan mudah mengerti tentang jaringan epitel.

Pengertian

1 jaringan epitel

Jaringan epitel adalah jaringan yang bertugas untuk melapisi permukaan tubuh, baik itu permukaan dalam tubuh maupun bagian luar tubuh. Perlu kalian ketahui jaringan epitel dibagi menjadi tiga macam yaitu endothellum, epitellum, dan mesothellum.

  • Endothellum
    • Yaitu jaringan yang bertugas membatasi organ dalam
  • Epitellum
    • Yaitu jaringan yang bertuga melapisi permukaan dari luar tubuh
  • Mesothellum
    • Yaitu jaringan Epitellum yang bertugas membatasi rongga

Jaringan epitel memiliki sifat unisellur dan juga multiseluler yang tertata dengan kompak serta tidak mempunyai ruang antarsel.

Penting untuk kalian ketahui ada bermacam-macam fungsi dari jaringan ini, namun fungsi utama dari jaringan ini yaitu sebagai pelapis untuk pelindung yang dapat melindungi jaringan dibawahnya.

Keberadaan letak jaringan epitel yaitu terdapat di sepanjang sistem sel pada pencernaan yang dapat membantu untuk penyerapan nutrisi yang akan dibutuhkan tubuh dalam proses pencernaan.

Ciri – Ciri

Berikut ini merupakan beberapa ciri-ciri dari jaringan epitel antara lain:

  • Sebagai kelenjar dan penutup
  • Ada didalam seluruh tubuh
  • Tidak adanya material di setiap sel-sel penyusunnya
  • Epitel berbentuk kubus, batang atau pipih
  • Bentuk sel yang bervariasi bergantung kepada letak dan fungsinya
  • tersusun sel dan juga molekul ekstraseluler yang memiliki bentuk matriks yang memiliki kegunaan yaitu untuk mengikat jaringan dengan menggunakan bagian bawahnya
  • memiliki beberapa jenis epitel yang dapat menunjukkan spesialisasi yakni berupa tonjolan jaringan sebagai memperluas permukaan, dan memindahkan sel partikel asing atau juga untuk pergerakan
  • Memiliki permukaan yang tidak dapat berhubungan dengan sel jaringan lain, sedangkan untuk permukaan lainnya dapat berhubungan dengan membrane didaerah bawahnya.

Fungsi

Fungsi utama pada Jaringan Epitel yaitu sebagai pelapis untuk melindungi sel jaringan dibawahnya.

Letak pada jaringan ini terdapat di sepanjang aliran sistem pencernaan yang dapat membantu untuk penyerapan nutrisi dalam kebutuhan tubuh didalam proses pencernaan.

Terdapat juga fungsi khusus dari jaringan epitel yang berdasarkan setiap letak sisi jaringan epitel. Fungsi khusus pada jaringan ini yaitu sebagai berikut:

1. Sebagai Penerima Impuls

Sel epitel khusus dapat ditembus dari rangsangan pada jaringan sensorik yang dimana sel epitel berada di ujung saraf sensorik yang tepatnya pada lidah, kulit, telinga dan hidung.

2. Sebagai Perlindungan

Sel epitel yang ada pada kulit berfungsi untuk melindungi jaringan pada bagian bawahnya dari sel jaringan mekanik, sel ini melindungi tubuh dari bahan kimia berbahaya, dan bakteri yang masuk.

3. Sebagai Alat Sekresi

Pada bagian kelenjar, jaringan ini dapat berfungsi sebagai pengeluaran zat-zat kimia tertentu seperti halnya hormon, enzim dan cairan pelumas.

Baca Juga :  Contoh Soal UAS IPA Kelas 9

4. Sebagai Alat Absorpsi

Sel epitel ini dapat melapisi usus kecil dan juga dapat menyerap nutrisi dalam pencernaan makanan.

5. Sebagai Alat Filtrasi

Epitel ini dapat membantu dalam mengusir partikel debu dan juga benda asing yang tidak sengaja masuk ke saluran udara.

6. Penggesekan

Sel-sel epitel yang erat, halus dan juga saling terkait melapisi seluruh dalam sistem perdaran darah sebagai pengurang gesekan antar darah ataupun dinding pembuluh darah.

7. Sebagai Alat Ekskresi

Jaringan epitel yang ada pada ginjal menyimpan produk limbah dari dalam tubuh dan juga menyerap bahan-bahan yang dapat diperlukan dari keringat, urin untuk dikeluarkan oleh tubuh melalui sel-sel epitel di bagian kelenjar keringat.

8. Sebagai Alat Difusi

Epitel sederhana ini dapat meningkatkan difusi cairan, nutrisi dan gas, karena itulah mereka membentuk sel lapisan tipis, untuk dapat mengidealkan difusi gas seperti yang ada pada dinding kapiler dan juga paru-paru.

Jenis – Jenis

Berikut ini ini kami memberikan beberapa jenis jaringan epitel yaitu sebagai berikut:

1. Epitel Pipih

Jaringan ini berfungsi sebagai proses difusi CO2 atau juga O2 dan filtrasi sel darah. Jaringan ini memiliki letak di ginja dan paru-paru yang dapat di temukan pada pembuluh alveolus, perikardium, limfe, kapsul glomerulus dan juga endotel.

2. Epitel Kubus

Jaringan ini merupakan sel penyusunnya yang terdiri atas sel – sel dengan bentuk menyerupai kubus. Fungs dari jaringan ini yaitu sebagai alat untuk sekresi pada ginjal dan juga dapat sebagai pelindung. Jaringan ini terletak pada saluran nefron pada ginjal, ovarium, retina mata dan juga kelenjar tiroid.

3. Epitel Silindris

Jaringan ini memiliki fungsi sebagai absorpsi, sekresi, membersihkan dan juga memindahkan benda asing yang tidak sengaja masuk dalam tubuh. Jaringan ini terdapat pada lambung, rahim, kelenjar sistem pencernaan, kantong empedu dan juga saluran pernafasan di bagian atas.

4. Epitel Batang Silia

Jaringan ini memiliki fungsi sebagai penghasil lendir pada hidung dan juga bertugas untuk filter pada patogen yang masuk dan dapat dikeluarkan kembali. Jaringan ini tterdapat pada rongga hidung dan juga pada saluran pernafasan.

5. Epitel Pipih Berlapis

Jaringan ini berlapis dan tersusun dari beberapa jaringan sel pipih dan juga dapat berlapis lapis sel hingga sangat banyak dan begitu rapat. Fungsi dari epitel ini sebagai proteksi tubuh atau juga dapat mencegah terjadinya gesekan. Jaringan terdapat pada vagina, esofagus, dan epidermis.

6. Epitel Kubus Berlapis

Jaringan epitel kubus berlapis merupakan jaringan yang tersusun dalam beberapa sel berbentuk kubus yang dapat berlapis lapis. Jaringan ini memiliki fungsi sebagai pembantu proses terjadinya sekresi. Jaringan ini terdapat pada saluran kelenjar minyak, testis, ovarium, dan juga kelenjar keringat.

7. Epitel Silindris Berlapis

Jaringan epitel silindris berlapis merupakan jaringan yang berfungsi untuk tempat berlangsungnya ekskresi, absorpsi, dan sebagai pelindung terhadap gerak pada zat dan juga sebagai saluran ekskresi yang ada pada kelenjar susu. Jaringan ini terdapat pada permukaan laring, kelenjar susu, faring, dan juga kelenjar ludah.

8. Epitel Transisional

Jaringan epitel transisional ini terdiri atas sel dengan memiliki bentuk unik yang tidak beraturan dan sel ini juga dapat mengembang untuk dapat merubah bentuknya. Jaringan ini dapat berfungsi sebagai pengubah bentuk dalam kondisi tertentu. jaringan ini terdapat pada uretra, ginjal, dan kandung kemih.

9. Epitel Kelenjar

Jaringan ini merupakan jaringan yang dapat berfungsi dalam mengatur sekresi zat yang bisa membantuk terjadinya proses biologis makhluk hidup. Perlu diketahui kelenjar ini terbagi menjadi dua macam yaitu kelenjar eksokrin, dan kelenjar endokrin. Yang terdapat pada pankreas, kulit, feromon, dan lidah.

Sifat Jaringan Epitel

Terdapat beberapa sifat jaringan epitel yang perlu kalian ketahui, yaitu sebagai berikut:

  • Terdiri atas beberapa lapis sel atau juga hanya selapis
  • Memiliki sifat pertumbuhan kembali atau regenerasi
  • Biasa nya dilengkapi dengan flagela, mikrovili, dan stereosilia
  • Memiliki bentuk sel dengan penyusunan bervariasi yakni tegantung dari fungsi dan juga letaknya dalam tubuh
  • Memiliki lamina basalis, lamina basalis merupakan struktur ekstraselular yang memiliki bentuk seperti lembaran dengan struktur jaringan pengikat dibawahnya

Demikian lah pembahasan tentang jaringan Jaringan Epitel, semoga dengan adanya artikel ini dapat bermanfaat untuk kita semua, Terima Kasih.

Baca Juga: