Kalimat Sebab Akibat

Posted on

Kalimat Sebab Akibat – Berdasarkan pola berpikir ini adalah kalimat yang dimulai dengan fakta konkret sebagai alasan dan kemudian digeneralisasikan menjadi fakta umum di akhir kalimat yang disebut konsekuensi.

Majalahpendidikan.com akan menyampaikan materi pembelajaran dengan Kalimat Sebab Akibat. Dimana materi pembelajaran ini akan diulas berdasarkan Pengertian, Karakteristik, Macam dan Contoh.

Pengertian

Kalimat sebab akibat adalah satu kalimat yang berkembang dari cara berpikir kalimat induktif, di mana kalimat utama diletakkan di akhir paragraf dan sering disebut sebagai kesimpulan.

Kalimat Sebab Akibat

Bahkan, kadang-kadang kita menemukan kalimat, yang hanya terdiri dari satu kalimat, dan ini sangat mungkin.

Namun, dalam diskusi ini bentuk alenia dianggap pengecualian, karena selain bentuknya yang kurang ideal, jika dilihat dari sudut pandang komposisi, diskusi kalimat sebenarnya memasuki bidang wacana atau alasan formal sederhana, mereka dapat terdiri dari hanya satu paragraf. Jadi, tanpa kemampuan untuk mengatur kalimat, tidak mungkin untuk mengimplementasikan esai.

Karakteristik Kalimat Sebab Akibat

Karakteristik kalimat ini adalah sebagai berikut:

  • Ide dasarnya terletak pada akhir kalimat atau kalimat, yang mengarah ke paragraf.
  • Ada hubungan logis antara proposal, yang merupakan penyebab, dan efeknya.
  • Karena mengikuti pemikiran induktif, kalimat pertama dalam paragraf hubungan sebab akibat mengambil bentuk kalimat khusus.
  • Bagian ini menjelaskan banyak contoh masalah atau peristiwa khusus, yang disebut sebab, dan kemudian meringkas dalam satu contoh masalah atau peristiwa umum yang muncul karena alasan-alasan ini, yang juga disebut efek dari kalimat.

Macam-Macam Kalimat Sebab Akibat

Ada beberapa macam untuk kalimat ini sendiri, yaitu:

Sebab Akibat 1 Akibat 2

Kalimat ini, yang merupakan hasil dari alasan yang akan dijelaskan dalam kalimat sebelumnya, tetapi efek 1 akan menjadi alasan yang dapat menyebabkan banyak konsekuensi lain dari “efek 2”.

Akibat Sebab

Kalimat ini dimulai dengan kalimat khusus yang menjadi penyebabnya, dan kemudian pada akhir kalimat akan dilampirkan dalam kalimat umum yang hasilnya.

Sebab Akibat

Kalimat ini juga didahului dengan presentasi kalimat khusus dalam bentuk konsekuensi dari sesuatu atau penjumlahannya dalam proposal, yang secara umum menjadi penyebab masalah.

Contoh Kalimat Sebab Akibat

  • Sayuran sangat penting bagi tubuh, sehingga setiap anak harus memakannya dalam setiap diet.
  • Untuk memutus rantai penyakit dan memberikan kekebalan bagi bayi, setiap bayi harus diimunisasi.
  • Dehidrasi adalah kondisi kekurangan cairan, dan karena itu sangat disarankan agar Anda mengonsumsi cairan seperti air atau jus buah.
  • Menu makan malam ini dibuat khusus oleh ibu, jadi kita harus menyelesaikannya.
  • Ayah pergi pagi-pagi sekali karena dia harus mencari uang tambahan untuk sekolah kakaknya.
  • Pelajaran tambahan diadakan untuk siswa sekolah menengah di kelas 3, karena mereka sedang mendekati ujian negara.
  • Ibu tidak datang ke Al Qur’an karena dia sakit.
  • Rumah ini akan dihancurkan karena tidak cocok untuk perumahan dan sebenarnya berbahaya.
  • Kita semua akan pergi ke luar kota, jadi rumah ini akan kosong.
  • Tidak ada lagi hutan di daerah ini, akibatnya tidak ada lagi daerah resapan air.
  • Saya tidak dapat mengakses situs ini karena diretas oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
  • Anak-anak ini tidak tahu huruf-huruf alfabet, karena tidak ada yang mengajar mereka sejak kecil.
  • Utang saya tidak dibayar untuk listrik, sehingga PLN untuk sementara memutus aliran listrik.
  • Tika tiba-tiba bangun karena dia mendengar suara keras.
  • Sore ini, seorang saudara lelaki yang mengantuk di sekolah, karena ia berdagang semalaman menonton sepak bola.
  • Semua pesawat tidak bisa terbang sore ini karena cuaca buruk.
  • Saya tidak punya waktu untuk sarapan pagi ini, jadi saya pingsan saat upacara pengibaran bendera.
  • Dadu tidak dapat ikut serta dalam kompetisi kimia di tingkat nasional, karena ia tidak lolos babak penyisihan.
  • Hidupnya ramai keluar sampai tubuhnya kelelahan.
  • Dia terus menggali sumur sampai ditemukannya mata air.
  • Sejak sebelumnya, saudara perempuan saya terus menangis, sampai akhirnya tertidur.
  • Adit belum membayar studinya dalam tiga bulan terakhir, jadi dia tidak bisa mengikuti ujian sekolah.
  • Andy terpaksa pergi lebih awal karena jalannya tersumbat.
  • Budi tidak bisa ikut pelatihan pagi ini karena sakit.
  • Kucing kecil itu mengeong karena kakinya terjebak di reruntuhan bangunan.
  • Ayam itu bingung karena dia kehilangan ibunya.
  • Pabrik kertas dibakar ke tanah, menyebabkan kepanikan di antara penduduk di dekatnya.
Baca Juga :  Kata Ganti Orang

Demikianlah yang dapat admin sampaikan materi ini dimana pembahasan mengenai Kalimat Sebab Akibat ini. Semoga dapat memberikan pemahamaan dan manfaat untuk sahabat pembaca semua.