Contoh Kalimat Sisipan

Contoh Kalimat Sisipan – Bahasa Indonesia – Salah satu jenis imbuhan sufiks yang ada dalam bahasa Indonesia adalah infiks atau sisipan.

Majalahpendidikan.com akan menyampaikan materi pembelajaran dengan judul Contoh Kalimat Sisipan. Dimana materi pembelajaran ini akan diulas berdasarkan Pengertian, dan Contoh.

Pengertian

Pengertian dari Contoh Kalimat Sisipan Bahasa Indonesia – Salah satu jenis imbuhan sufiks yang ada dalam bahasa Indonesia adalah infiks atau sisipan. Sisipkan (infiks) adalah imbuhan yang ditemukan dalam sebuah kata.

Contoh Kalimat Sisipan

Sisipan yang paling dikenal adalah -er, -el dan -em. Sedangkan kalimat dalam tanda kurung dapat diartikan sebagai kalimat yang mengandung kata dalam tanda kurung di dalamnya. Menambahkan sisipan ke kata dapat mengubah sifat kata tersebut. Misalkan suatu kata benda dapat berubah menjadi kata sifat, kata kerja atau setidaknya kata benda.

Contoh-Contoh Kalimat Sisipan

Contoh Kalimat Sisipan 1 ;

A) Dalam kegiatan kepanduan, semua anggota diharapkan menguasai kecurangan.
Temali ↔ rope + (-em)
B) Suasana taman yang redup sering digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Sedikit ↔ taram + (-em)
C) Pengalaman keluarga kami dalam membuat rempah-rempah mentah telah menjadi turun temurun.
Herediter ↔ turun + (-em)
D) Hamparan permata di tepi danau menambah pemandangan indah.
Bud ↔ bud + (-em)
E) Jari-jarinya yang melengkung menyembunyikan keterampilan memasaknya.
Jari ↔ jari + (-em)
F) Angin sepoi-sepoi di pantai membuat pengunjung betah berlama-lama hanya untuk bersantai.
Breezy ↔ silir + (-em)
G) Gementar memiliki arti yang sama dengan tremor.
Gementar ↔ tidak disarankan + (-em)
H) Gertakan giginya cukup untuk membuktikan bahwa dia tidak tahan dengan dingin di tempat ini.
Snap ↔ snap + (-em)
I) Meskipun tubuh Anis kecil, kemampuannya untuk berpikir dan menyelesaikan masalah sangat cemerlang.
Cemerlang ↔ cerah + (-em
J) Kulit mati di tangan kanan Hana sudah mulai mengelupas dan kembali ke kulit aslinya.
Peel ↔ Peel + (-el)
K) Menghadap ke bawah memiliki arti yang sama dengan menghadap ke bawah.
Bekam ↔ Tangkup + (-el)
Contoh kalimat penyisipan (–em)
L) Kota yang berkilauan indah jika dilihat dari atas bukit di malam hari.
Sparkling ↔ gerlap + (-em)
M) Tubuh ibunya bergetar dan akhirnya pingsan karena berita mengejutkan ini.
Gemetar ↔ gemetar + (-em)
N) Keberhasilannya yang cemerlang tidak membuatnya melupakan dirinya sendiri.
Gemilang ↔ gilang + (-em)
O) Deru ombak memecah lamunan saya atas semua mimpi yang kandas.
Gemuruh ↔ guntur + (-em)
P) Lampu berwarna cerah ini sangat populer di kalangan anak-anak.
Shil ↔ gilap + (-em)
Q) Dia tidak pernah berbicara kepada siapa pun tentang krisis dalam kehidupan Rima.
Kelut ↔ kelut + (-em)
R) Binar bintang itu selalu membangkitkan harapanku selama ini.
Shiny ↔ gloss + (-em)
S) Kemilau berlian membuat semua orang lupa diri, terutama wanita.
Kemilau ↔ kilau + (-em)
T) Warna kuning adalah pilihan Tina untuk gaun dan dekorasi pernikahannya.
Kuning ↔ kuning + (-em)
U) Saya selalu menantikan bunga harum harum di malam hari di rumah nenek saya.
Wangi ↔ pollen + (-em)
P) Seminar kesehatan dipromosikan oleh petugas kesehatan.
Seminar ↔ ray + (-em)
W) Seorang anak laki-laki berusia satu tahun aktif menunjuk sesuatu menggunakan jari telunjuknya.
Indeks ↔ titik + (-el)
X) Gemuruh doanya membuat darah para peserta mendidih.
Menggelegar atmosphere suasana luar biasa + (-el)
Y) Telapak tangannya lemah dan lemah setelah dihancurkan oleh barbel.
Palm ↔ tapak + (-el)
Z) Penyelidik mulai menyelidiki kasus yang mereka tangani.
Survei ↔ survei + (-el)

Contoh Kalimat Sisipan 2 ;
A) Gelembung sabun ini sangat populer di kalangan anak-anak.
Bubble ↔ Bubble + (-el)
B) Pelatuk selalu membuat suara khas di pagi hari.
Pelatuk ↔ mematuk + (-el)
C) Sejarah dunia laut pelaut telah menginspirasi banyak orang.
Jelajahi ↔ Jajah + (-el)
D) Dupa di bawah pohon beringin selalu dinyalakan untuk menghormati leluhur.
Leluhur uhur yang agung + (-el)
E) Kendaraan jalan raya bisa melaju kencang saat hening.
Dia melaju ↔ maju + (-el)
F) Bayi dan anak kecil tidak disarankan tidur telungkup tanpa pengawasan.
Wajah ↔ wajah + (-el).
G) Suara seruling sangat indah, siapa pun yang mendengarnya pasti akan menikmatinya.
Seruling ↔ seruling + (-er)
H) Kepala sekolah mendesak semua siswa Muslim untuk mengenakan kerudung.
Kerudung ↔ kudung + (-er)
I) Andi selalu mengumpulkan serat kelapa dan menjualnya lagi ke pengepul.
Serat ↔ sabut + (-er)
J) Ayah dan ibu terkejut mendengar berita kecelakaan yang diderita saudara laki-lakinya.
Terkejut ↔ mendaki + (-er)
K) Serration dari mesin ini tidak layak untuk digunakan, pantas mesin ini sering macet.
Serasi ↔ gigi + (-er)
L) Setiap hari untuk semua orang di geno stato creato per un giorno prima.
Drum ↔ drum + (-er)
M) Parke arkeolog menemukan puing-puing sebuah kuil yang diperkirakan ratusan tahun yang lalu.
Reruntuhan ↔ runtuh + (-er)
N) Nenek masih cekatan dalam menyiapkan jamu tradisional.
Reramuan ↔ herbal + (-er)

Demikianlah yang dapat admin sampaikan materi ini dimana pembahasan mengenai Contoh Kalimat Sisipan. Semoga dengan materi yang sudah dibahas melalui artikel ini, dapat memberikan pemahamaan dan manfaat untuk sahabat pembaca semua.

Baca Juga: