Klausa Verbal

Posted on

Klausa Verbal – Klausa merupakan bentuk suatu satuan terdiri dari suatu subjek serta predikat. Perdikat dan subjek tersebut, disertai oleh objek, pelengkap, dan keterangan, atau tidak dengan ketiganya tersebut.

Majalahpendidikan.com akan menyampaikan materi pembelajaran dengan Klausa Verbal. Dimana materi pembelajaran ini akan diulas berdasarkan Pengertian, Karakteristik, Jenis dan Contoh.

Pengertian

Klausa sangat berbeda sekali dengan sebuah kalimat, karna tidak dapat memanfaatkan unsur intonasinya. Hal ini dapat digunakan dari bagian suatu bentuk kalimat.

Klausa Verbal

Sama hal nya dengan pendapat yang lain menyatakan bahwa klausa merupakan suatu kumpulan kata-kata yang sedikitnya mempunyaibentuk satu objek satu predikat. konsep ini tidak mengandung jeda, intonasi, nada dan tempo seperti dalam sebuah kalimatnya.

Klausa ini terdiri dari dua bagian, yaitu utama dan bawahan. Masing – masing dari keduanya tersebut dapat diterangkan sebagai berikut.

  • Bawahan merupakan suatu tidak yang dapat berdiri sendiri dan isi dalamnya tersebut belum lengkap.
  • Utama merupakan kalimat yang dapat berdiri sendiri dan isi dapat dipahami.

Contoh dari klausa utama dan klausa bawahan, yaitu sebagai berikut:

  • Ketika turun hujan, para siswi memakai jas hujannya dengan baik.
  • Ketika hujan turun (merupakan klausa bawahan)
  • Para siswa memakai jas hujan dengan baik (merupakan klausa utama)

Selain itu, selain klausa utama dalam dapat digunakan dalam klausa bawahan, klausa bawahan juga bisa digunakan pada klausa utama. Dalam kalimat majemuk, klausa bawahan adalah perpanjangan dari fungsi yang ada dalam kalimat. Item bawahan dapat disebut sebagai item. Bahkan, kalimat bawahan juga bisa ditandai dengan bantuan serikat pekerja.

Karakteristik Klausa

Untuk membedakannya dari frasa dan kalimat, klausa dapat dikenali dari beberapa Karakteristik berikut:

  • Memiliki satu predikat
  • Tidak memiliki intonasi akhir
  • Jika ditambah intonasi akhir maka akan menjadi sebuah kalimat
  • Klausa merupakan bagian dari kalimat plural

Jenis Klausa Verbal

Klausa verbal ini adalah klausa yang predikatnya menggunakan kategori verbal. Contoh kalimat verbal adalah: tarian kakak laki-laki, bertelur ayam, dan mandi ayah.

Verbal masih dibagi menjadi dua bagian karena perbedaan jenis kata kerja, yaitu kalimat transisional dan kalimat intransitif.

  • Transitif adalah kalimat di mana predikat adalah kata kerja transitif atau memerlukan objek. Contoh: Ani sedang membaca buku keterampilan.
  • Kalimat intransitif adalah kalimat di mana predikat intransitif atau tidak memerlukan objek. Contoh: Bangun berlari.

Contoh Klausa Verbal

Salah satu jenis dari klausa dalam bahasa Indonesia, jenis klausa ini adalah kumpulan kata-kata, dalam mininal ada objek dan predikat yang merupakan unsur kata kerja. Untuk kejelasan, berikut adalah contoh kalimat verbal dalam bahasa Indonesia:

  • Paman membajak ladang sendirian pagi ini.
  • Saya menyiapkan kari ayam untuk suhur hari ini.
  • Ayah memperbaiki atap yang bocor di ruang tamu.
  • Saya membeli ikan di pasar bersama ibu saya.
  • Budi menghapus semua pesan masuk di ponselnya.
  • Malika menyanyikan lagu daerah di ujian seni hari ini.
  • Mikayla membawa makan siang ayah di sawah.
  • Nenek makan daun sirih setiap pagi untuk menjaga giginya kuat dan bersih.
  • Kirana membersihkan halaman dengan sapu setiap pagi.
  • Kakek minum kopi pahit di depan teras setiap hari.
  • Bonnie menyelesaikan kursus tambahan untuk menyelesaikan studinya lebih cepat.
  • Janie menjahit kostum untuk tampil di pertunjukan seni di sekolah.
  • Adik perempuan itu menulis namanya di atas kertas.
  • Ibu menjual berbagai jenis gorengan di depan rumah.
  • Kami mengumpulkan banyak sumbangan untuk membantu Ita, yang rumahnya terbakar semalam.
  • Bibi mencuci pakaian di belakang rumah dengan tangan.
  • Boni mengunduh berbagai jenis aplikasi terbaru untuk mengikuti tren terbaru.
  • Mia memainkan permainan yang mempertajam keterampilan mental dan motoriknya.
  • Dita menggunakan tiang untuk mengumpulkan rambutan, yang menghasilkan buah di halaman.
  • Koko menuangkan sirup es ke gelas untuk menu cepat modern.
  • Saat menanam tanaman hias di halaman rumah agar terlihat lebih indah.
  • Deru harimau (item: harimau, predikat: gemuruh)
  • Keponakan Ny. Amina sedang bermain (item: Keponakan Ny. Amina, predikat: permainan)
  • Kita bertindak (subjek: kita, predikat: bertindak)
  • Pak Husni menjual (barang: Pak Husni, predikat: penjualan)
  • Jeritan ayam (item: ayam jantan, predikat: jeritan)
  • Whistle whistle (item: beo, predikat: whistle)
  • Angin malam berhembus (topik: angin malam, predikat: pukulan)
  • Pagi kabut menghilang (topik: kabut pagi, predikat: menghilang)
  • Meditasi asketik (subjek: asketik, predikat: meditasi)
  • Keluarga Paca Santoso bertamasya (item: Keluarga Pak Santoso, predikat: bertamasya)
  • Orang Tua Merenungkan (Barang: Orang Tua, Predikat: Merenung)
  • Sepeda motor tua meraung (barang: motor tua, predikat: gemuruh)
  • Meow cat (item: cat, predikat: meow)
  • Anjing menggonggong (item: anjing, predikat: menggonggong)
  • Carmelia grooming (item: Carmelia, predikat: grooming)
  • Anak-anak Pak Amir mengendarai sepeda (item: anak-anak Pak Amir, predikat: mengendarai sepeda)
  • Keponakan Pak Dani Vijaya (topik: Keponakan Pak Dani Vijaya, predikat: karya)
  • Daun gugur (item: daun itu, predikat: gugur)
  • Pohon tumbang (topik: pohon ini, predikat: tumbang)
  • Debu jalanan lalat (topik: debu jalanan, predikat: lalat)
  • Sampah plastik dengan chamois (barang: sampah plastik, predikat: tersumbat)
Baca Juga :  Contoh Kalimat Eksplisit Implisit

Demikianlah yang dapat admin sampaikan materi ini dimana pembahasan mengenai Klausa Verbal. Semoga dengan materi yang sudah dibahas melalui artikel ini, dapat memberikan pemahamaan dan manfaat untuk sahabat pembaca semua.

Baca Juga: