Contoh Polisemi

Posted on

Contoh Polisemi – adalah kata atau frasa yang memiliki lebih dari satu makna juga arti. Polisemi adalah salah satu kekayaan bahasa, karena satu kata dapat memiliki makna yang berbeda.

Majalahpendidikan.com akan menyampaikan materi pembelajaran dengan judul Contoh Polisemi. Dimana materi pembelajaran ini akan diulas berdasarkan Definisi, dan Contoh.

Definisi

Polisemi adalah kata yang memiliki dua makna atau lebih. Biasanya, untuk membedakan maknanya, dilaporkan sehingga memiliki substansi kata lain
Sesuai dengan etimologi kata polisemi berasal dari dua suku kata, yaitu poli dan jenis kelamin.

Contoh Polisemi

Yang berarti banyak, dan kata semi berarti tanda Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa, menurut pakar, ada dua cara untuk menentukan.

Conto Polisemi

Ekor

kalajengking memiliki racun yang dapat menggigit mangsanya. Bentuk kalajengking juga terjadi dalam bentuk bintang, yang tampaknya memiliki ekor.
Penjelasan. Kata pertama tail menunjukkan arti sebenarnya. Kata kedua berarti rona, seolah bintang itu memiliki ekor.

Tinggi

Semakin tinggi menara pohon, semakin cepat pohon akan tertabrak angin. Seperti halnya orang, semakin tinggi peringkat kemampuanya, semakin banyak kendala yang harus Anda temui.
Penjelasan: kata pertama tinggi menunjukkan arti sebenarnya dari kata tinggi, kata kedua tinggi menunjukkan arti, yang berarti urutan yang lebih tinggi.

Debu

Kaca, yang semula transparan, setelah sekian lama, jika tidak dibersihkan, akan terkena debu, yang melekat pada kaca dan mencemari itu. Dengan cara yang sama, hati manusia akan dipenuhi dengan debu jika kita tidak bisa menghilangkan sifat kebencian dan balas dendam yang mengendap di qolbu. Kata kedua debu menunjukkan arti konotasi, yang berarti bahwa debu adalah fitur hina di hati manusia.

Bungga

Puadi dianugerahi buket mawar untuk memenangkan Olimpiade kelas dunia. Puadi adalah salah satu warna bangsa yang membuat nama Indonesia bangga.
Penjelasan. Kata pertama bunga menunjukkan arti sebenarnya dari kata bunga” seperti mawar. Kata kedua bunga menunjukkan makna konotasi, yaitu mereka yang mengharumkan negara ini disebut kepentingan nasional.

Tangan

Ketika pertarungan dimulai, tulang-tulangnya patah di tangan kanan penjahat itu. Dalam kehidupan sehari-hari, jika kita memegang tangan kita dengan buruk, sesuatu yang Takbaik akan terjadi pada kita. Penjelasan. Kata tangan adalah kata pertama yang memiliki arti nyata. Kata kedua tangan adalah kata yang menunjukkan arti konotasi, yaitu, kita tidak bisa melakukan semua ini untuk aman.

kuncinya

Karena kelalaiannya, Pak Hamid, sebagai arsitek masjid, kehilangan kunci pintu masjid, sehingga masjid tidak bisa dibuka. Demikian pula, konsekuensinya adalah ketika di akhirat nanti, jika kita lalai dalam kehidupan di bumi, kita tidak dapat dengan mudah menemukan kunci untuk membuka gerbang surga.
Penjelasan. Kata pertama kunci menunjukkan arti sebenarnya dari kunci, yang merupakan kunci untuk membuka pintu. Kemudian, dalam kata kedua kunci, kata ini berarti konotasi dengan analogi dengan kunci sebagai kunci yang membuka surga.

Baca Juga :  Polisemi

Roda

Sepeda, jika tidak memiliki roda, tentu saja tidak bisa berjalan, oleh karena itu dilarang mengendarainya. Dalam kehidupan di dunia ini, orang seperti roda kehidupan pasti berputar. Penjelasan. Kata wheel dalam kalimat ini memiliki arti yang berbeda. Kata pertama roda menunjukkan arti sebenarnya dari kenyataan bahwa setiap kendaraan harus memiliki roda. Kata kedua roda adalah kata yang berarti rona, yaitu roda kehidupan, lebih tinggi dan terkadang lebih rendah.

Bulan

Indonesia memiliki musim kemarau panjang, yang terjadi pada bulan Mei-November. Karena musim kemarau cukup panjang, setiap malam kita bisa melihat bulan tanpa awan yang menghalangi.
Penjelasan. Kata pertama bulan memiliki arti bulan dalam perhitungan tahun. Kemudian kata kedua bulan memiliki arti sebenarnya dari bulan, yang merupakan satelit yang berputar tepat di sekitar Bumi.

Gelap

Sebelum munculnya listrik, orang-orang di seluruh dunia selalu berteman dengan kegelapan setiap malam, sampai pada suatu waktu seseorang muncul yang dapat menemukan listrik sehingga dapat menerangi orang-orang di seluruh dunia dari kegelapan. Seperti buku yang ditulis oleh R. A. Kartini,Sesudah Gelap Terbitlah terang, yang dapat membawa perubahan yang baik. Kata kedua gelap adalah kata yang berarti warna yang menunjukkan kegelapan, yang bukan tanpa terang, tetapi gelap tanpa nasihat kebenaran.

Darah

Pak darmadji mengalami kecelakaan tragis setelah melintasi jalan tol Jagorawi, akibatnya darah nya tidak berhenti mengalir di kakinya. Sementara itu, Nani, ketika darah Pak Darmadji menangis tersedu-sedu karena kondisi ayahnya.
Penjelasan: Kata darah yang terkandung dalam kata-kata ini memiliki arti yang berbeda. Kata darah pertama adalah kata yang bermakna yang tidak melampaui esensi kata, yang berarti arti sebenarnya dari kata darah. Kata darah yang kedua berarti warna yang tidak menunjukkan arti sebenarnya dari kata darah.

Demikianlah yang dapat admin sampaikan materi ini dimana pembahasan mengenai Contoh Polisemi. Semoga dengan materi yang sudah dibahas melalui artikel ini, dapat memberikan pemahamaan dan manfaat untuk sahabat pembaca semua.

Baca Juga: