Pengertian Sruling

Pengertian Sruling – adalah seni karawitan Bali khususnya kebebyaran saat ini, telah terjadi pergeseran atau perubahan guna beberapa instrumen yang terkandung didalam barungan gamelan gong kebyar. Salah satu perubahan ini yaitu pengembangan fungsi instrumen seruling dalam barungan gamelan.

Majalahpendidikan.com akan menyampaikan materi pembelajaran dengan Pengertian Sruling. Dimana materi pembelajaran ini akan diulas berdasarkan Pengertian, Karakteristik, Macam dan Fungsi

Pengertian Sruling

Suling adalah alat tiup yang pada umumnya dibuat dari bambu di Indonesia. Seiring perkembangannya diera alat musik seruling tidak hanya terbuat dari bambu, tetapi juga terbuat dari bahan-bahan seperti perak dan emas.

Pengertian Sruling

Di era modern, seperti sekarang banyak seruling yang terbuat dari emas dan perak. Sebagai contoh di berbagai negara di luar sudah banyak yang mengembangkan alat musik suling, tetapi di masing-masing negara memiliki penyebutan yang berbeda.

seruling yaitu instrumen nada yang diklasifikasikan sebagai jenis musik yang cocok. digunakan untuk memainkan. instrumen nada yang harmonis biasa untuk mengiringi irama nada, ini bertujuan untuk membuat musik yang diperoleh akan lebih indah juga kwalitas.

Flute adalah salah satu jenis perlengkapan kesenian daerah Sunda yang teknik bermainnya ditiup. Dengan demikian, juga seruling sebagai peranti lebih mengandalkan udara sebagai penghasil suara atau nada.
Seruling terbuat dari bambu dengan 4, 5 dan 6 lubang, seruling angin dengan 4 lubang ditemukan di pulau Jawa. Di Jawa Barat ada 4 lubang seruling, antara lain; seruling degung, seruling yang tertutup pelog, seruling salendro, dan seruling madenda empat lubang.

Suling ialah perkakas dari keluarga alat musik tiup kayu. Suara seruling lembut dan dapat dikombinasikan dengan instrumen lainnya dengan baik.
Suling modern untuk para ahli umumnya terbuat dari perak, emas atau campuran keduanya. Sedangkan seruling untuk siswa umumnya terbuat dari nikel-perak, atau logam dilapisi dengan perak

Seruling Bambu

Menurut sejarah, usianya sudah 14 abad
(telah ada sejak era Pra-Hindu, sebelumnya
th. 600 M, berdasarkan relief candi di Jawa), Asli Indonesia, Suara lebih khas, Dapat dibuat dengan sangat mudah, Ramah lingkungan, Ketersediaan bahan baku alami dari (pohon bambu) melimpah, Keunikan musik seruling bambu

Suara Khas dan Aura

Dapat diatur dengan puluhan, ratusan atau ribuan pemain dan sangat unik karena orkestra yang tidak dimainkan dengan Instrumen Barat, tetapi dimainkan dengan instrumen yang didominasi oleh seruling bambu.Suara seruling bambu dapat diputar dengan lekukan dan warna suaranya sangat khas dan alami.

Karakteristik Sruling

ada lubang untuk membuat bunyi suara / nadaterkadang dari bambu Biasa digunakan buat melengkapi pementasan musik tradisional

Macam Macam Seruling

Seruling memiliki banyak jenis, di setiap wilayah dan negara terdapat perbedaan mulai dari segi karakteristik dan dari segi penyebutan atau nama. Seruling juga dibagi menjadi dua bagian, yaitu seruling modern dan seruling tradisional. Jadi jangan kaget kalau sering ada banyak jenis. Jenis seruling berikut dari berbagai negara.

Bansuri

Bansuri adalah istilah yang disebut suling dari India, secara umum, instrumen ini terbuat dari bambu.

Dizi

Dizi yaitu alat perlengkapan dari negara Tirai Bambu (Cina). Bahan baku instrumen ini sama dengan seruling tradisional lainnya, yaitu bambu.

Pipa

ialah alat musik seruling modern yang berasal dari Jepang. Bahan yang digunakan sebagai sruling berbeda dengan seruling tradisional, bahan yang digunakan dalam Fifa adalah plastik.

Fungsi Sruling

Dalam fungsi itu, seruling hanyalah instrumen pelengkap
dalam arti bisa digunakan atau tidak sama sekali. Perkembangan fungsi seruling adalah salah sesustu pertunjukan yang begitu berkesan dimana seruling yang mulanya mempunyai guna interior, alat yang berirama untuk penunjang, meningkat menjadikan instrumen primer yang merupakan instrumen utama.

Suling seperti yang dijelaskan dalam Kamus Musik adalah seruling tradisional yang umumnya terbuat dari bambu (Banoe, 2003 :). Secara fisik, seruling yang terbuat dari bambu memiliki 6-7 lubang bernada di batang dan lubang pemanis (lagu manis) di ujungnya. Sebagai salah satu instrumen di bar gamelan Bali, ada berbagai bentuk ukuran dari panjang, sedang dan pendek. Dilihat dari ukurannya, seruling dapat dibedakan dalam beberapa jenis yaitu: Seruling Pegambuhan, Seruling Pegongan,

Seruling Pearjan, Seruling Pangeran dan Pejogedan Flute (Suharta, 2005: 16). Masing-masing pengelompokan ini memiliki fungsi, baik sebagai instrumen utama maupun sebagai pelengkap. Penggunaan seruling sebagai instrumen utama biasanya ditemukan pada jenis gamelan Gambuh, Pe-Arjan, Pej Pangeran dan Suling Gong. Sedangkan dalam beberapa gamelan

barelan lainnya termasuk gamelan kebyar suling kebyar berfungsi sebagai instrumen “pemanis” lagu dan memperpanjang bunyi gamelan, sehingga bunyinya tidak terganggu (Sukerta, 2001: 215). Dalam fungsi itu, seruling hanyalah instrumen pelengkap dalam arti bisa digunakan atau tidak sama sekali.

Sebagai salah satu alat musik tradisional, suling diklasifikasikan sebagai alat musik tiup (aerophone) di mana dalam musik gamelan Bali dimainkan dengan teknik angkot ngunjal, yang merupakan teknik memainkan seruling yang dilakukan terus menerus dan memainkan motif. motif yang merupakan pengembangan dari not utama atau melodi kalimat lagu.

Demikianlah yang dapat admin sampaikan materi ini dimana pembahasan mengenai Pengertian Sruling. dapat memberikan pemahamaan dan manfaat untuk sahabat pembaca semua.

Baca Juga: